Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Beijing Pastikan Jalur Pipa Migas Tiongkok-Myanmar Aman dari Konflik

📅 Sabtu, 11 Nov 2023, 13:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Beijing Pastikan Jalur Pipa Migas Tiongkok-Myanmar Aman dari Konflik Doc: (ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin

BEIJING - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin menyebut jalur pipa minyak dan gas Tiongkok-Myanmar hingga saat ini masih aman dari pertempuran antara pasukan junta dan pemberontak Myanmar.

"Soal jalur pipa minyak dan gas Tiongkok-Myanmar, sepengetahuan saya, infrastruktur pipa tersebut tidak terpengaruh," kata Wang kepada media di Beijing, Tiongkok pada Jumat (10/11).

Pertempuran besar terjadi pekan lalu di Negara Bagian Shan di Myanmar Utara ketika pasukan aliansi etnis minoritas yang memperjuangkan penentuan nasib sendiri, melancarkan rangkaian serangan terkoordinir menyasar posisi-posisi junta.

Junta Myanmar mengaku kehilangan kendali atas beberapa kota di perbatasan, termasuk Chinshwehaw yang terletak di seberang Provinsi Yunnan, Tiongkok.

Jalur pipa minyak dan gas Myanmar-Tiongkok merupakan infrastruktur energi terbesar di Myanmar yang melintang dari negara bagian Rakhine di Myanmar barat daya, melintasi jantung negara tersebut, lalu negara bagian Shan, sampai Yunnan di Tiongkok.

"Jalur pipa minyak dan gas Tiongkok-Myanmar merupakan proyek kerja sama penting antara Tiongkok dan Myanmar yang membawa manfaat nyata bagi kedua negara dan masyarakat," kata Wang.

Menuru Wang, Tiongkok memantau dengan cermat konflik di Myanmar utara.

"Kami mendesak pihak-pihak yang berkepentingan di Myanmar untuk segera menghentikan pertempuran, menanggapi dengan serius masalah keamanan Tiongkok," tambah Wang.

Wang menjanjikan Tiongkok, bekerja sama melindungi keselamatan proyek kerja sama Tiongkok-Myanmar dan personel perusahaan di sana.

"Posisi Tiongkok sangat jelas. Kami mendesak pihak-pihak terkait di Myanmar untuk segera menghentikan pertempuran dan memastikan keamanan dan stabilitas di perbatasan Tiongkok-Myanmar. Inilah peran yang dimainkan Tiongkok," kata Wang.

Myanmar dilanda kekacauan sejak kudeta Februari 2021 yang menggulingkan pemerintahan demokratis yang dipilih melalui pemilu pimpinan peraih penghargaan Nobel, Aung San Suu Kyi.

Kelompok-kelompok pemberontak pro demokrasi yang baru terbentuk di beberapa daerah bergabung dengan gerilyawan berbagai etnis minoritas yang selama puluhan tahun memperjuangkan otonomi lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.