Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Hulu Sungai Utara koordinasi berantas minuman keras oplosan

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 23:15 WIB | Oleh:
Pemkab Hulu Sungai Utara koordinasi berantas minuman keras oplosan Doc: ANTARA/HO-Pemkab HSU
Ket. Pemkab Hulu Sungai Utara dan unsur Forkopimda menggelar rapat koordinasi untuk memberantas minuman keras oplosan dan obat-obatan terlarang lainnya, di Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Rabu (8/11/2023).

Hulu Sungai Utara, Kalsel - Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat untuk memberantas peredaran minuman keras (miras) oplosan.

"Rapat koordinasi untuk mencari solusi masih maraknya masyarakat mengkonsumsi minuman alkohol dicampur dengan obat-obatan berbahaya," kata Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Hulu Sungai Utara Amberani di Hulu Sungai Utara, Kalsel, Kamis.

Ia menyebutkan beberapa masyarakat masih terbiasa mencampurkan minuman alkohol dengan obat nyamuk,bodrex,paramex, dan obat lainnya.

"Kami juga meminta pemerintah desa mengalokasikan dana desa untuk memberantas permasalahan minuman oplosan, obat-obatan terlarang, dan narkoba," ucapnya.

Amberani menjelaskan dalam konteks pemberantasan obat-obatan terlarang, juga melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) setempat, organisasi kepemudaan, dan organisasi masyarakat.

Ia menuturkan rakor yang digelar itu merupakan kolaborasi antara Pemkab dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Hulu Sungai Utara.

Dia mengungkapkan dalam pemberantasan peredaran miras oplosan di Hulu Sungai Utara terkendala dengan regulasi hukum dalam Peraturan Daerah (Perda) setempat yang menyebutkan pengguna hanya diberikan sanksi sebatas tahanan sementara.

Menurut dia, peredaran minuman oplosan yang dicampur dengan obat-obatan terlarang menjadi salah satu permasalahan utama pemerintah setempat, termasuk juga narkoba dan ekstasi.

Pada kesempatan itu, Amberani memberikan apresiasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat yang berinisiatif membentuk Perda untuk mengatur tentang masalah penggunaan minuman oplosan dan obat terlarang.

"Kita membutuhkan peran seluruh pihak untuk mengentaskan masalah peredaran minuman keras oplosan di Hulu Sungai Utara," ujar Amberani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Bertarung  Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

Bertarung Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.