Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Harus Membuat Antisipasi, Wilayah Pesisir Area Paling Terdampak Perubahan Iklim

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Harus Membuat Antisipasi, Wilayah Pesisir Area Paling Terdampak Perubahan Iklim Doc: ANTARA/Aji Styawan
Ket. Foto udara tambak udang vaname intensif di sekitar area hutan mangrove tepi pantai Desa Kemujan, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Senin (18/9/2023).

JAKARTA - Pemerintah harus membuat antisipasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan wilayah pesisir area paling terdampak perubahan iklim, seperti terjadi kenaikan muka air laut, rob, gelombang pasang tinggi, erosi, dan kerusakan mangrove.

"Banjir dan gelombang pasang menjadi dua bencana yang paling sering terjadi di wilayah pesisir dampak perubahan iklim," kata PerekayasaAhli Utama Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih (PRLTB) Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL) BRIN Widiatmini Sih Winartidi Jakarta, Rabu.

Selain dampak terhadap aktivitas manusia, kata dia, perikanan dan ekosistem mangrovejuga terdampak perubahan iklim.

Oleh karena itu, ia mengemukakan perlunya hutan mangroveyang dapat mengantisipasi pantai dari kenaikan muka laut, arus kuat, dan abrasi.

Namun, kondisi hutan mangrove saat ini banyak yang rusak karena faktor manusia, yang terkait dengan kepentingan ekonomi melalui konversi menjadi bangunan, lokasi hunian, perikanan atau dipakai keperluan sehari-hari untuk membuat arang.

"Sehingga saat ini pemerintah membuat program melakukan restorasi dan rehabilitasi hutan mangrove untuk mengurangi dampak tersebut," kata dia.

Di sisi lain, ia mengatakan, dengan restorasi dan rehabilitasi hutan mangrove berdampak juga terhadapperekonomian masyarakat pesisir.

Widiatmini mengatakan solusi yang tengah didorong oleh BRIN, yaknisilvofishery atau wamina yang merupakan kegiatan mengombinasikan vegetasi hutan mangrove dan budi daya tambak.

Program wamina bertujuan melestarikan lingkungan untuk melindungi pantai sekaligus menjadi alternatif pendapatan masyarakat yang sejalan dengan ekonomi biru.

"Program wamina ini tidak hanya kegiatan berbasis restorasi dan rehabilitasi mangrove, tetapi harus memperhatikan kemakmuran masyarakat," ujarnya.

Dia mengatakan penerapan wamina juga bermanfaat sebagai mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melalui fungsi vegetasi hutan mangrove yang dibudidayakan.

Sistem wamina merupakan program tambak yang dikeliling dengan tanaman mangrove di sekitarnya.

Dia menjelaskan beberapa pola wamina yang menggabungkan vegetasi hutan dan budi daya tambak. Pertama merupakan pola parit di mana tanaman mangrove berkumpul di tengah tambak dan dikelilingi air tambak.

Kemudian, katanya, pola strip, tanaman mangrove ditanam sejajar membentuk strip di tengah tambak, selanjutnya pola komplangan tanaman mangrove berada setengah bagian tambak, sedangkan bagian lainnya tambak terbuka, dan pola tanggul tanaman mangrove di tepi tambak atau mangrove.

"Penerapan metode silvofishery atau wamina di kawasan mangrove merupakan solusi untuk konversi keanekaragaman hayati dan mitigasi perubahan iklim," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Penyaluran Bantuan Sumur Bor bagi Petani Gowa
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan Paru Anak
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.