Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemadaman Api di Lereng Gunung Kawi Terkendala Medan Ekstrem

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 17:51 WIB | Oleh:
Pemadaman Api di Lereng Gunung Kawi Terkendala Medan Ekstrem Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Malang
Ket. Salah satu personel tim gabungan melakukan upaya pemadaman api pada medan dengan kemiringan ekstrem di lereng Gunung Kawi, di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (8/11).

MALANG -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyatakan bahwa proses pemadaman api di lereng Gunung Kawi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terkendala medan ekstrem.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, di Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis mengatakan bahwa, medan ekstrem di wilayah Batu Tulis, Petak 193 lereng Gunung Kawi itu membahayakan keselamatan tim pemadam.

"Kondisi lapangan cukup ekstrem, berjurang dan berbukit. Sulit dijangkau dan cukup membahayakan keselamatan tim pemadam," kata Sadono.

Sadono menjelaskan, upaya untuk memadamkan api yang memberikan dampak areal kurang lebih seluas 46 hektare tersebut, juga terkendala adanya kabut yang cukup tebal selama proses pemadaman.

Menurutnya, mayoritas vegetasi yang terbakar pada area tersebut merupakan pohon cemara gunung dan semak belukar. Saat ini, sebaran api yang bermula pada area Batu Tulis Petak 193 tersebut sudah meluas hingga area Savana 1.

"Sebaran api sudah sampai ke Savana 1. Proses pemadaman juga terkendala cuaca yang berkabut cukup tebal," katanya.

Ia menambahkan, saat ini tim gabungan yang tengah berupaya memadamkan api tersebut membutuhkan tambahan peralatan pemadaman seperti sabit, cangkul dan sekop, termasuk tambahan logistik berupa makanan.

"Untuk kebutuhan mendesak, selain peralatan pemadaman, juga dibutuhkan logistik seperti air mineral, makanan siap saji, tambahan gizi dan masker," katanya.

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan terjadi sejak Selasa (7/11) kurang lebih pukul 20.35 WIB tersebut hingga saat ini masih belum diketahui penyebab utamanya. BPBD masih fokus pada upaya pemadaman api dan mengerahkan kurang lebih 50 orang personel.

Lokasi kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Kawi tersebut, berada kurang lebih empat kilometer dari Posko 1 Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Wagir, Kabupaten Malang. Meski berjarak empat kilometer, tim gabungan membutuhkan waktu hingga tujuh jam ke titik itu.

Lokasi kebakaran tersebut memiliki medan yang sulit untuk dijangkau tim gabungan yang memadamkan api menggunakan metode manual.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.