Bantuan Keuangan Samisade Dilanjutkan
📅 Rabu, 08 Nov 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
BOGOR - Untuk APBD tahun anggaran 2024 tetap akan dimasukkan bantuan keuangan untuk desa. Dengan kata lain, bantuan satu miliar satu desa (samisade) akan dilanjutkan untuk tahun depan. Penegasan ini disampaikan Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Selasa (7/11).
Iwan saat berada di Ciseeng, Kabupaten Bogor, menyebutkan bahwa program tersebut berlanjut tahun depan, meski jabatannya sebagai Bupati Bogor berakhir pada akhir Desember 2023. "Walaupun saya tahun ini berhenti karena kontrak masa jabatan hanya sampai 30 Desember, saya komitmen melanjutkan Samisade tahun 2024," tandasnya. Dia berharap Penjabat Bupati Bogor baru nanti dapat menjalankan program Samisade.
Menurut dia, masyarakat desa-desa sangat terbantu dengan program Samisade. Program tersebut, kata dia, membuat infrastruktur jalan dan jembatan yang puluhan tahun tidak tersentuh kini berhasil terbangun. Bahkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat untuk tingkat desa.
"Akselerasi pembangunan desa melalui program Samisade sangat luar biasa. Banyak manfaat yang dirasakan langsung masyarakat di wilayah masing-masing," tuturnya.
Program Samisade dianggarkan dalam APBD tahun 2023 sebesar 407 miliar.
Penyerapan Samisade tahun ini minimal seperti tahun 2022 sebesar 99 persen senilai 365 miliar. Samisade dilaksanakan mulai tahun 2021. Ini dianggarkan melalui DPMD Kabupaten Bogor senilai 372 miliar untuk 415 desa. Hasilnya, antara lain untuk membangun 473,7 kilometer jalan desa.
Kemudian, menghasilkan jembatan sepanjang 362 meter. Lalu, 8.005 meter tembok penahan tanah, 4.297 meter saluran drainase, dan 1.700 meter saluran irigasi. Dalam APBD Tahun Anggaran 2023, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Bogor sepakat kembali meningkatkan anggaran Samisade menjadi 407 miliar.
Air Bersih
Sementara itu, Bogor juga segera memperluas cakupan layanan air bersih. Langkah itu dilakukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum, Tirta Kahuripan,kepada masyarakat. Ini dilakukan setelah Iwan berkunjung ke Paris, Prancis.
Iwan mengungkapkan bahwa kunjungan kerja telah menghasilkan beberapa kesepakatan bersama dengan perusahaan air terkemuka asal Prancis, Suez Services Pte Ltd. "Bersama Suez, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan akan membangun unit produksi dan memperluas cakupan layanan pelanggan air di Kabupaten Bogor bagian timur," kata Iwan.
Beberapa wilayah yang menjadi sasaran perluasan layanan air bersih adalah Kecamatan Klapanunggal, Gunungputri, Cileungsi, dan Jonggol. Menurut Iwan, pemkab bersama Suez Services mencari pihak ketiga sebagai rekanan atau penyedia jasa proyek pengelolaan air yang sumber airnya berada di Desa Ligarmukti, Kecamatan Klapanunggal.
Dia mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut memiliki nilai investasi mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, Iwan mengaku belum mengetahui angka pasti dari investasi tersebut. "Walaupun nilai investasinya besar dan kemungkinan kualitas airnya lebih baik, harga jual ke pelanggan tetap standar Perumda. Harganya tetap sama dengan pelanggan di wilayah lainnya," terang Iwan.
Perumda Air Minum Tirta Kahuripan pun sudah mengantongi izin pengusahaan atau penggunaan sumber daya air dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane sebagai landasan demi berjalannya kerja sama tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!