Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerja Keras, Pemerintah Terus Berupaya Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

📅 Senin, 06 Nov 2023, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kerja Keras, Pemerintah Terus Berupaya Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi Doc: ANTARA/ HO-Kemen PPPA
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga berbicara dalam Musyawarah Nasional XVII Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia.

Jakarta - Kerja keras, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Minggu, dia mengemukakan bahwa peningkatan peran laki-laki dalam pengasuhan anak dan kontrasepsi bisa berpengaruh nyata terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi.

"Kita memang masih dalam pengaruh patriarki yang kuat, namun hal ini optimistis kita bisa perbaiki bersama. Pengasuhan dan pendidikan anak bukanlah tugas ibu semata, tetapi perlu dibagi secara setara antara ibu dan ayah," katanya.

Dia menyampaikan bahwa kematian ibu berpengaruh besar terhadap kelangsungan hidup anak dan ketahanan keluarga yang ditinggalkan.

Lebih dari 50 persen bayi yang ibunya meninggal saat melahirkan, menurut dia, meninggal sebelum berusia satu tahun. Dengan kata lain, kematian ibu melahirkan akan meningkatkan risiko kematian bayi.

Oleh karena itu, pemerintah menargetkan angka kematian ibu (AKI) dapat diturunkan menjadi183 kasus per 100.000 kelahiran hidup pada 2024 dan angka kematian bayi (AKB) bisa turun menjadi 16 per 1.000 kelahiran hidup pada 2024.

"Jika melihat data BPS tahun 2020 dimana AKI di Indonesia tercatat 189 per 100.000 kelahiran dan AKB sebesar 16,85 per 1.000 kelahiran hidup, maka angka ini masih jauh dari target," kata Bintang.

Dia menekankan pentingnya komitmen dan kerja keras semua pemangku kepentingan yang mengampu penanganan masalah perempuan dan anak untuk mencapai target penurunan AKI dan AKBtahun 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dari Ramadan hingga Pascaidulfitri: PLN NP Pasok 14,1 GW Listrik, Siagakan 8.898 Personel
    Preview komentar:
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
  • Produksi Terus Anjlok, RUU Migas Dituntut Hentikan Tren Penurunan Lifting Minyak
    Preview komentar:
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Ogah Latih Timnas Senior! Timo Scheunemann Bongkar Alasan Mengejutkan di Balik Keputusannya!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.