Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kena Sensor, Akun Lisa Blackpink di Weibo Tiongkok Hilang

📅 Minggu, 05 Nov 2023, 12:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kena Sensor, Akun Lisa Blackpink di Weibo Tiongkok Hilang Doc: AFP/Emma McIntyre
Ket. Lisa Blackpink tampil di Coachella Stage saat Festival Musik dan Seni Coachella Valley 2023 pada 22 April 2023 di California, AS.

SHANGHAI - Anggota girl grup K-Pop Blackpink, Lisa, dilarang dari platform media sosial Tiongkok, Weibo. Memicu spekulasi di antara penggemarnya pada Jumat (3 /11) bahwa sensor tersebut terkait dengan penampilannya di Paris.

Lisa, yang bernama lengkap Lalisa Manobal, menghilang dari Weibo minggu ini. Halaman pribadinya digantikan dengan pesan yang mengatakan akunnya "tidak dapat dilihat karena dilaporkan, melanggar undang-undang (dan) peraturan".

Selebritas lain yang juga dilarang adalah aktris Hong Kong Angelababy, yang bernama asli Angela Yeung, karena "pelanggaran undang-undang dan peraturan terkait", demikian isi pesan di akun resminya di Weibo.

Platform tersebut tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai larangan tersebut.Agensi manajemen Lisa, YG Entertainment, mengatakan kepada AFP, mereka tidak memiliki pernyataan resmi.

Namun pengguna Weibo dan situs hiburan Tiongkok berspekulasi, keduanya telah disensor setelah adanya laporan pada akhir September bahwa Angelababy menghadiri pertunjukan olok-olok Lisa di kabaret Paris, Crazy Horse.

Lisa "membakar panggung Crazy Horse Paris pada 28, 29, dan 30 September 2023 dengan lima penampilan eksklusif yang meninggalkan kesan yang tak terhapuskan baik bagi penonton maupun penggemarnya di seluruh dunia", kata situs web venue tersebut.

Lisa memposting foto dirinya dalam busana cabaret di Instagram resminya pada Oktober, sambil menyindir, "Pengalaman yang luar biasa di (Crazy Horse)... Hubungi saya kapan pun Kamu butuh seseorang untuk mengisi tempat."

Sensor di Tiongkok dengan cepat memblokir konten yang dianggap sensitif secara politik atau bertentangan dengan nilai-nilai konservatif sosial Partai Komunis yang berkuasa.

Pemblokiran terhadap kedua bintang tersebut terjadi setelah Presiden Xi Jinping meminta kaum perempuan untuk membantu "mempromosikan kebajikan tradisional Tiongkok dan nilai-nilai kekeluargaan yang sehat".

Pengguna Weibo mengeluhkan penyensoran yang berlebihan, dan membagikan tangkapan layar laporan media pemerintah pada 2012, tahun ketika Xi berkuasa, dan memuji kabaret Crazy Horse karena menyoroti perancang busana Paris.

"Tidak ada yang perlu dikatakan sama sekali tentang ini, jika masalah ini muncul di tahun 2000-an, siapa yang peduli, apalagi memblokir Anda?"tulis salah satu pengguna Weibo.

"Sekarang tingkat toleransi sosial di negara kita lebih rendah," keluh mereka.

Namun ada pula yang mendukung pemblokiran tersebut, dan mengecam penampilan Lisa yang dianggap tidak pantas karena pakaiannya yang terbuka.

"Ada perbedaan budaya antara Tiongkok dan negara lain," tulis pengguna Weibo lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.