Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Kolaborasi, Rusia dan Asean Berpeluang Tingkatkan Kerja Sama Energi

📅 Sabtu, 04 Nov 2023, 00:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Rusia dan Asean Berpeluang Tingkatkan Kerja Sama Energi Doc: ANTARA/Shofi Ayudiana
Ket. Duta Besar Rusia untuk Asean Evgeny Zagaynov (kedua kanan) saat menghadiri upacara pembukaan pameran “5 tahun Kemitraan Strategis ASEAN-Rusia” di Jakarta, Jumat (3/11/2023).

Jakarta - Perkuat kolaborasi, Rusia berpotensi meningkatkan kerja sama bidang energi dengan negara-negara Asia Tenggara, kata Duta Besar Rusia untuk Asean Evgeny Zagaynov.

"Ada potensi besar untuk kerja sama dalam proyek-proyek energi, mengingat meningkatnya permintaan energi di Asia Tenggara," kata Zagaynov kepada wartawan setelah pembukaan pameran "5 tahun Kemitraan Strategis Asean-Rusia" di Jakarta, Jumat.

Zagaynov mengatakan permintaan energi di Asia Tenggara akan meningkat 50 persen pada 2050, sehingga kerja sama pada bidang ini menjadi sangat penting.

Kerja sama ini dapat mencakup berbagai proyek, seperti produksi minyak dan gas alam, teknologi batu bara ramah lingkungan, tenaga listrik, energi nuklir, dan sumber-sumber energi alternatif. Proyek-proyek ini sejalan dengan tuntutan global mengenai solusi energi berkelanjutan.

Rusia menjadi mitra dialog Asean sejak 1996. Pada November 2018, kedua pihak sepakat meningkatkan hubungan menjadi kemitraan strategis.

Pada Juli 2023, para menteri luar negeri Asean dan Rusia mengadopsi pernyataan bersama dalam rangka peringatan 5 tahun kemitraan strategis Asean-Rusia, dengan menyoroti area kerja sama prioritas antara kedua belah pihak dalam tahun-tahun mendatang.

Area kerja sama prioritas tersebut mencakup ketahanan pangan, penanggulangan bencana, lingkungan hidup, perubahan iklim dan keanekaragaman hayati, serta keamanan dan energi berkelanjutan.

Zagaynov mengatakan Rusia siap meningkatkan pasokan minyak dan gas, termasuk LNG, ke Asean, yang diharapkan bisa turut memastikan keamanan energi kawasan ini.

Badan Energi Rusia terlibat aktif dengan Pusat Energi Asean, dan saat ini entitas-entitas itu sedang mengerjakan beberapa proyek bersama dalam bidang statistik gas alam dan energi, kata dia.

Menurut Badan Energi Internasional (IEA), Rusia adalah salah satu penghasil sumber daya bahan bakar fosil terbesar di dunia, dan produsen minyak mentah terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Arab Saudi. Rusia juga produsen gas alam terbesar kedua dan eksportir gas terbesar di dunia.

Minyak dan gas alam merupakan sumber pendapatan yang sangat penting bagi Rusia. Pada 2021, pendapatan dari minyak dan gas alam menyumbang sekitar 45 persen dari total pendapatan negara Rusia.

Menurut IEA, pada 2021, Rusia mengekspor minyak mentah ke berbagai negara sebanyak 4,7 juta barel per hari. China dan Eropa menjadi importir terbesar minyak mentah Rusia, masing-masing 1,6 juta dan 2,4 juta barel per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.