Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenko PMK Tekankan Tiga Prioritas untuk Dana Desa

📅 Jumat, 03 Nov 2023, 03:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenko PMK Tekankan Tiga Prioritas untuk Dana Desa Doc: ANTARA/Rahmad
Ket. Ilustrasi - Para kepala desa mengamati paparan penggunaan dana desa (DD) pada acara sosialisasi pengelolaan dan Alokasi DD secara transparan dan akuntabel di Polres Lhokseumawe, Aceh, Selasa (31/10).

JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menegaskan tiga hal prioritas yang wajib diselesaikan dalam memanfaatkan penggunaan Dana Desa 2024.

"Ketiga hal prioritas tersebut yakni penyaluran bantuan langsung Desa (BLT), penanganan kasus stunting (kekerdilan pada anak), dan ketahanan pangan," kata Asisten Deputi Pemberdayaan Kawasan dan Mobilitas Spasial Kemenko PMK Helbert Siagaan di Jakarta, kemarin.

Penegasan tersebut disampaikan Helbert kepada lebih dari 3.000 orang perwakilan pemerintah desa dalam rapat sosialisasi terkait rincian prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2024, yang diselenggarakan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Helbert menjabarkan bahwa prioritas tersebut ditetapkan secara spesifik supaya lebih memastikan bahwa Dana Desa tahun depan digunakan secara tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam RAPBN 2024 pemerintah telah menganggarkan Dana Desa senilai 71 triliun rupiah, atau lebih besar 1,42 persen dibandingkan 2023. Sebanyak 75.259 desa di 434 kabupaten kota seluruh Indonesia sebagai penerima Dana Desa ini.

Besaran nilai dana tersebut masing-masing terdiri dari 68 triliun rupiah dana desa reguler, 1 triliun rupiah dari penganggaran pusat, dan 2 triliun rupiah dana desa tambahan yang dialokasikan pada tahun berjalan.

Menurut dia, dalam kebijakannya BLT desa terus diberikan karena merupakan instrumen pembangunan masyarakat desa yang juga berkontribusi dalam menurunkan jumlah status desa berkembang, tertinggal dan sangat tertinggal.

Kemendes PDTT mencatat jumlah desa berkembang sampai Oktober 2023 menurun menjadi 28.766 ketimbang tahun sebelumnya 33.902. Begitu juga desa tertinggal turun menjadi 7.154 desa dan sangat tertinggal tersisa 4.850 desa.

Kemudian ia menyebutkan, ketahanan pangan dan prevalensi stunting merupakan dua hal yang berkaitan dan memiliki porsi perhatian lebih serius tahun depan.

Menjaga ketahanan pangan penting karena berkaitan dengan perubahan iklim yang semakin ekstrem. Ia mencontohkan, kondisi kekeringan di Papua yang membuat masyarakat desa setempat hari ini untuk pertama kali kesulitan mendapatkan sumber makanan sehingga tak sedikit anak mengalami kelaparan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemerintah Provinsi DKI Jak...

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

32 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...

Menkeu Purbaya Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.