Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Penularan, Jakarta Barat Pastikan Pasien Cacar Monyet Diisolasi di Rumah Sakit

📅 Jumat, 03 Nov 2023, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penularan, Jakarta Barat Pastikan Pasien Cacar Monyet Diisolasi di Rumah Sakit Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudinkes) Jakarta Barat (Jakbar), Erizon Safari saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakbar, Kamis (2/10/2023).

Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) memastikan pasien cacar monyet di daerah itu sedang diisolasi di rumah sakit untuk diobati dan mencegah penularan.

"Diisolasi di rumah sakit," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudinkes) Jakarta Barat (Jakbar), Erizon Safari di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan, hingga saat ini, jumlah kasus penyakit itu sudah meningkat jadi delapan atau bertambah dari posisi akhir Oktober sebanyak kasus.

Erizon menyebut penyebaran delapan kasus cacar monyet di Jakarta Barat tidak terlokalisasi pada suatu wilayah atau kecamatan tertentu.

"Sudah ada di enam kecamatan. Setiap kecamatan itu ada satu atau dua. Di Cengkareng misalnya dua, di Grogol Petamburan satu. Jadi, tidak erlokalisasi," kata Erizon.

Terkait lokasi dari delapan kasus cacar monyet tersebut, Erizon belum merinci secara detail.

Lebih lanjut, kata Erizon, hanya ada satu pasien yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri, sementara tujuh pasien lain tidak pernah.

"Dari delapan (kasus) itu, cuma satu yang dari luar negeri, yang tujuh tidak," katanya.

Mengenai langkah pencegahan, Erizon tetap mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Pencegahan yang bisa kita lakukan adalah PHBS. Dari dulu, itucara menghadapi penyakit-penyakit menular seperti ini, cuci tangan dan menghindari kontak dengan orang sakit," kata Erizon.

Sementara itu, kata Erizon, untuk warga yang melakukan kontak langsung dengan pasien, ia mengajukan untuk melakukan vaksinasi ke puskesmas terdekat.

"Ya kalau untuk orang-orang yang potensial berisiko, yang kontak langsung, dianjurkan untuk vaksinasi," kataErizon.

Sebelumnya, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat (Sudinkes Jakbar) menemukan empat kasus cacar monyet (monkeypox/ mpox) di daerah itu.

"Ada empat kasus yang kami temukan," kata Kepala Sudinkes Jakbar, Erizon Safari melalui pesan singkat, Jumat (27/10).

Namun, hingga kini pihaknya belum merinci sumber penularan dan lokasi dari empat kasus cacar monyet tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.