Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Jangan Khawatir, Pemkab Banyuwangi Pastikan Ketersediaan Air Mengairi Areal Pertanian

📅 Kamis, 02 Nov 2023, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Jangan Khawatir, Pemkab Banyuwangi Pastikan Ketersediaan Air Mengairi Areal Pertanian Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memantau ketersediaan air mengaliri areal pertanian pada musim kemarau panjang tahun ini.

Banyuwangi - Petani jangan khawatir, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memastikan ketersediaan air masih mencukupi untuk mengairi areal pertanian meskipun debit air berkurang pada musim kemarau panjang dampak El Nino.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan musim kemarau tahun ini yang cukup panjang dampak El Nino menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya mengenai ketersediaan air di kawasan pertanian.

"Alhamdulillah sampai saat ini ketersediaan air masih mencukupi untuk mengaliri areal pertanian. Meskipun debit sejumlah dam menurun, tapi dengan kontrol yang baik, distribusinya masih terkendali," kata Bupati Ipuk saat meninjau areal persawahan di Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jatim, Rabu.

Menurut Ipuk, sejak bulan lalu Pemkab Banyuwangi telah mengimbau kepada para petani untuk menunda penanaman komoditas pertanian yang membutuhkan stok air banyak, sebagai antisipasi ketika debit air berkurang drastis.

Namun demikian, lanjut dia, bagi petani yang sudah terlanjur menanam padi masih bisa pastikan akan tetap mendapatkan pasokan air.

"Apalagi yang lahannya masuk rencana tata tanam global, kami prioritaskan. Sehingga tidak sampai terjadi gagal panen," ujar Bupati Ipuk.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo mengakui bahwa terjadi penurunan debit air di sejumlah dam.

"Salah satu contohnya di Dam Karangdoro, biasanya debit air 8.000 liter/detik, tapi sekarang tinggal 4.000 liter/detik. Bulan depan bisa tinggal separuhnya," tuturnya.

Meski demikian, imbuh Guntur, debit air tersebut masih mencukupi untuk mengaliri areal persawahan di kawasan Banyuwangi selatan tersebut.

"Kami menerapkan pembagian air setiap sepekan sekali, ke tiga saluran sekunder yang ada. Sehingga semuanya masih mendapatkan jatah air," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.