Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dolar Melemah, Pasar Nantikan Keputusan The Fed

📅 Selasa, 31 Okt 2023, 09:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dolar Melemah, Pasar Nantikan Keputusan The Fed Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Ilustrasi petugas menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta.

NEW YORK - Dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (30/10) atau Selasa (31/10) pagi WIB seiring pelaku pasar menantikan keputusan The Fed yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada pekan ini.


Indeks dolar yang mengukur nilai dolar terhadap enam mata uang utama lainnya turun 0,3 persen menjadi 106,2369.

Indeks manufaktur Fed Dallas turun dari -18,1 pada September menjadi -19,2 pada Oktober, berdasarkan data Federal Reserve Bank of Dallas pada Senin (30/10).

Indeks produksi turun dari 7,9 pada September menjadi 5,2 pada Oktober, sedangkan indeks pemanfaatan kapasitas turun dari 7,8 menjadi 5,4. Indeks pesanan baru turun dari -5,2 ke -8,8.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bergerak naik setelah rilis laporan tersebut.

Berdasarkan kalender ekonomi, tidak ada tidak ada data krusial yang dirilis pada awal pekan. Fokus investor beralih ke hal-hal penting selama sisa minggu ini, termasuk keputusan suku bunga Bank of England dan Federal Reserve, yang diperkirakan tidak akan dinaikkan oleh bank sentral masing-masing.

Investor akan mencermati sikap dan pandangan Ketua Fed Jerome Powell untuk menerka keputusan Fed berikutnya.

Menjelang keputusan The Fed pada Rabu (1/11), peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember masih rendah, sekitar 20 persen, menurut CME Group FedWatch Tool.

Nikkei Asia melaporkan pada Senin (30/10l bahwa Bank of Japan (BOJ) akan menyesuaikan kerangka Pengendalian Kurva Imbal Hasil untuk memungkinkan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang bertenor 10 tahun naik di atas 1 persen. BoJ pada Selasa juga akan mengumumkan proyeksi median anggota dewan kebijakan untuk inflasi dan pertumbuhan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik ke 1,0619 dolar AS dari 1,0568. Pound Inggris naik ke 1,2163 dolar AS dari 1,2114 dolar AS.

Sementara itu, dolar AS mencapai 148,9850 yen Jepang, lebih rendah dari 149,5070 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9016 franc Swiss dari 0,9015 franc Swiss.

Selanjutnya, dolar AS melemah menjadi 1,3817 dolar Kanada dari 1,3877 dolar Kanada dan dolar AS melemah menjadi 11,1311 krona Swedia dari 11,1569 krona Swedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.