UMKM Sagu Tumbuk Morella Segera Menembus Pasar Nasional
📅 Senin, 30 Okt 2023, 00:29 WIB | Oleh: Tim PenulisAwal mulanya pada 2021, Iva mencari cara bagaimana agar sagu tumbuk produksi Morella ini dapat dikemas dengan menarik hingga seorang teman mendaftarkan usahanya pada salah satu program Bank Indonesia bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Maluku.
Melalui program tersebut, Iva diajarkan cara membuat kemasan hingga dibuatkan kemasan menarik bagi sagu tumbuk Morella yang diberi jenama atau merek "Sagu Tumbuk Bintang Morella".
Sagu tumbuk tersebut memiliki dua varian kemasan. Kemasan yang pertama berukuran kecil berisi limasagu tumbuk seukuran dua jari orang dewasa yang dibanderol dengan harga Rp20.000per pak.
Sementara kemasan besarnya berisi 10 biji sagu tumbukdibanderol dengan harga Rp35.000.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dulu, setiap pembeli yang membawa oleh-oleh sagu tumbuk dari Maluku selalu menemukan masalah sagu tumbuk yang berminyak jika dibungkus dengan mika. Akhirnya banyak yang tak berminat. Nah, kemasan baru yang sekarang itu menjawab permasalahan tersebut," katanya.
Sagu tumbuk yang diproduksi oleh Iva Sialana dan kelompoknya kini telah dipasarkan di pusat oleh-oleh Bandara Pattimura, Ambon, dengan harapan bahwa pelancong yang mendatangi Kota Ambon dapat membeli oleh-oleh sagu tumbuk tersebut dengan mudah.
Tak hanya di Bandara Pattimura, Sagu Tumbuk Bintang Morella kini telah mentereng berjajar bersama camilan kekinian lainnya di berbagai raksupermarket di Kota Ambon.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apalagi saat ini Pemerintah Provinsi Maluku pun sedang menaruh perhatian pada UMKM di daerah itu. Pemprov Maluku tengah melakukan pendataan koperasi dan usaha mikro, kecil, menengah (KUMKM) di daerah itu.
"Karakteristik keberadaan koperasi dan UMKM sangat dinamis berkembang sehinggakebijakan pemerintah dalam memberdayakan KUMKM membutuhkan, indikator data makro dan mikro,by name by address, untuk menunjang urgensi pembangunan basis data tunggal koperasi dan UMKM, guna penyediaan satu data KUMKM yang akurat dan menyeluruh," ujar Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie.
Sementara itu Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Maluku menyebutkan sebanyak 510 dari target 887 pelaku UMKM di Maluku telah mendapat bantuan permodalan wirausaha pemula.
"Jadi ini merupakan salah satu program Dinas KUMKM untuk mengembangkan UMKM di Maluku," ujar Kepala Dinas KUMKM Maluku M. Nasir Kilkoda.
Adapun besaran bantuan yang diperoleh oleh tiap-tiap pelaku usaha atau wirausaha pemula tersebut masing-masing sebesar Rp2.000.000.
Tidak seluruh pelaku usaha pemula di Maluku bisa mendapatkannya. Karena untuk tahun 2023 Dinas KUMKMsetempat menyasar empat kabupaten/kota yaitu Ambon, Seram Bagian Barat, Kepulauan Aru, dan Maluku tengah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!