Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UE-Australia Gagal Capai Kesepakatan Perdagangan Bebas

📅 Senin, 30 Okt 2023, 09:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
UE-Australia Gagal Capai Kesepakatan Perdagangan Bebas Doc: Greekherald/AAP/Lukas Coch
Ket. Menteri Perdagangan Australia Don Farrell.

SYDNEY - Kesepakatan perdagangan bebas antara Uni Eropa dan Australia telah gagal meskipun terdapat optimisme sejak awal. Canberra pada Senin (30/10) mengatakan, diperlukan waktu bertahun-tahun hingga perundingan dapat dilanjutkan kembali.

Sejak 2018, diskusi yang melelahkan membahas segala hal mulai dari bahan kimia hingga kosmetik, namun berulang kali menemui jalan buntu mengenai akses pasar untuk produk-produk Australia seperti daging sapi dan daging domba.

Menteri Pertanian Australia Murray Watt mengatakan para perunding UE menolak untuk mengalah dalam putaran perundingan terakhir, yang diadakan di sela-sela pertemuan G7di Jepang.

"Sayangnya kami tidak memperoleh gerakan yang diperlukan dari pihak UE," kata Watt kepada stasiun televisi nasional ABC, Senin (30/10).

Watt mengatakan, kecil kemungkinan perundingan akan dilanjutkan selama "masa jabatan parlemen saat ini". Ini menunjukkan bahwa pemerintah Australia mungkin tidak akan kembali ke meja perundingan sampai setelah pemilihan umum 2025.

"Saya pikir akan memakan waktu cukup lama sebelum pemerintah Australia atau pemimpin UE mana pun dapat menegosiasikan kesepakatan. Dan itu agak disayangkan," tambah Watt.

Juru bicara Komisi Eropa mengatakan pihaknya optimistis bisa mencapai kesepakatan di Osaka, namun Australia telah "mengajukan kembali tuntutan pertanian yang tidak mencerminkan negosiasi baru-baru ini".

"Komisi Eropa siap melanjutkan perundingan," kata komisi itu dalam sebuah pernyataan.

Menteri Perdagangan Prancis Olivier Becht akhir pekan lalu menandai "sejumlah kemajuan yang sangat positif", meningkatkan harapan bahwa kesepakatan akan tercapai.

Kedua belah pihak telah berselisih mengenai seberapa jauh Eropa harus membuka pasarnya bagi ekspor daging domba, daging sapi, dan gula Australia.

Pada saat yang sama, Eropa menginginkan akses yang lebih baik terhadap kekayaan "mineral penting" Australia, sehingga mengurangi ketergantungannya pada Rusia dan Tiongkok untuk bahan utama produk energi ramah lingkungan seperti turbin angin dan baterai mobil listrik.

Pada Juli lalu, kedua pihak gagal mencapai kesepakatan dalam pembicaraan di Brussel. Australia mengatakan, pihaknya tidak mendapat jaminan akses "signifikan" ke pasar Eropa untuk produk pertaniannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

14 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.