Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uskup Agung Jakarta Kardinal Suharyo: Pesparani Katolik Jadi Media untuk Mempererat Persatuan

📅 Minggu, 29 Okt 2023, 00:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Uskup Agung Jakarta Kardinal Suharyo: Pesparani Katolik Jadi Media untuk Mempererat Persatuan Doc: ANTARA/HO-Kemenag
Ket. Pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional III di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta, Sabtu (28/10/2023).

Jakarta - Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo mengatakan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional III menjadi media untuk mempererat persatuan, persaudaraan, dan keberagaman.

"Kita mengawali Pesparani III dengan perayaan ekaristi. Tentu yang dimaksudekaristi bukan sekadar salah satu acara dari rangkaian acara yang akan menyusul. Kita semua tahu ekaristi adalah syukur atas karya agung Tuhan," ujarnyadi Jakarta, Sabtu.

Perhelatan akbar bertema "Kebersamaan Dalam Keberagaman"diikuti 38 kontingen dari semua provinsi. Provinsi DKI Jakarta meneruskan tongkat estafet tuan rumah Pesparani Katolik Nasional.

Sebelumnya, Provinsi Maluku dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masing-masing menjadi tuan rumah Pesparani Katolik Nasional I (2018) dan II (2022).

Pesparani Katolik Nasional III menyajikan 13 cabang lomba yang digelar selama dua hari pada Minggu (29/10) dan Senin (20/10) di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta.

Semua cabang lomba dibagi dalam empat kategori, yakni paduan suara, menyanyikan mazmur, cerdas cermat rohani, dan tutur kitab suci.

Sebanyak 52 orang tergabung sebagai dewan juri dan 13 inspektur lomba telah mengambil sumpah untuk melakukan penilaian secara transparan.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi doktrin "100 persen Katolik 100 persen Indonesia" yang disampaikan Ignatius Suharyo, beberapa waktu lalu. Doktrin itu berasal dari MonsinyurAlbertus Soegijapranata(1896-1963), uskup pribumi pertama Indonesia.

"Ini kalimat sederhana tapi menginspirasi kita semua sebagai bangsa," katanya.

Menurut dia, doktrin ini sarat akan kesadaran dan penerimaan terhadap keberagaman di Indonesia. Apalagi Indonesia didirikan dengan ciri kodrati yang majemuk, beragam, baik dari suku, bangsa, agama, dan keragaman lainnya.

"Indonesia ini berdiri, merdeka, dan kuat seperti sekarang ini karena keberbedaan dan keberagaman yang dimiliki," kata dia.

Yaqut juga mengapresiasi tema Pesparani III yang relevan dengan alasan kenapa Indonesia berdiri. Tema ini juga kontekstual dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang mengangkat tema "Bersama Memajukan Indonesia".

Kebersamaan para pemuda, kata dia, menjadi kunci kemerdekaan Indonesia. Kebersamaan pemuda juga menjadi kunci negeri ini bisa mewujudkan cita-cita besar.

"Pemuda menjadi kunci bagaimana kita bisa menuai harapan-harapan yang kita semai di masa-masa sekarang dan kita ambil hikmahnya di masa yang akan datang," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.