Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Siapkan Laboratorium Kesehatan Daerah

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 05:23 WIB | Oleh:
Dinkes Siapkan Laboratorium Kesehatan Daerah Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat ditemui di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jakarta disiapkan untuk membantu pemeriksaan PCR masayrakat ibu kota. "Dinas Kesehatan Jakarta juga telah menyiapkan Labkesda untuk membantu pemeriksaan PCR," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Jakarta, Ani Ruspitawati, Jumat (27/10).

Laboratorium tersebut juga membantu pemeriksaan PCR yang dilakukan di Laboratorium Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pasien yang terkonfirmasi positif cacar monyet usai dilakukan tes PCR secepatnya dilakukan pemeriksaan "Whole Genome Sequencing" (WGS).

Ini untuk mendapatkan informasi genetik mengenai asal penyakit dan penyebarannya di masyarakat. Ani menjelaskan, kasus aktif cacar monyet tidak hanya ditemukan pada kontak erat, tetapi juga pasien suspek bergejala yang datang ke fasilitas kesehatan (faskes).

Kemudian dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan. Jika menunjukkan tanda dan gejala khas penyakit cacar monyet, maka dilakukan tes PCR. Ani menyebutkan di tengah penyebaran infeksi virus cacar monyet, Dinas Kesehatan Jakarta terus gencar melakukan deteksi, preventif, dan respons cepat untuk mencegah agar tidak meluas.

Sosialisasi dan edukasi secara masif dilakukan untuk menghindari cacar monyet melalui tiga cara.Pertama, menggalakkan Pola Hidup Bersih dan Sehat seperti memakai masker sertacuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Kedua, menghindari kontak kulit dan luka.Ketiga, berhubungan seksual yang aman, sehat, dan bersih. Hindari hubungan seksual jika sedang sakit atau bergejala.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Jakarta selama sepekan ke depan melakukan vaksinasi cacar monyet untuk 500 orang dari kelompok berisiko untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut. Vaksin diberikan dua dosis tiap orang dengan jeda empat pekan.

Selain itu, dilakukan pelacakan tim khusus bersama mitra terkait. Tim tersebut bertugas memproses, mencari, dan memantau orang berkontak erat dengan pasien cacar monyet. Ani menjelaskan, setiap kasus positif langsung diisolasi di rumah sakit. Bahkan untuk terduga dengan gejala khas (suspek) ataupun kontak erat seksual yang sedang menunggu hasil PCR, juga diisolasi di rumah sakit.

Untuk kontak erat nonseksual akan dipantau gejalanya setiap hari oleh Puskesmas Kecamatan. Jika ditemukan gejala cacar monyet, dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.