Penerbangan di Asia-Pasifik Akan Pulih pada Paruh Pertama 2024
📅 Kamis, 26 Okt 2023, 00:03 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKetika ditanya bagaimana Singapura dapat mendukung upaya dekarbonisasi, Salazar mengatakan bahwa Singapura adalah "pengadopsi awal" dalam bidang ini dan diakui sebagai pusat global untuk produksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan.
Singapura adalah rumah bagi fasilitas produksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan terbesar di dunia, yaitu kilang penyulingan raksasa energi Finlandia Neste di Tuas Selatan, yang dapat memproduksi hingga satu juta ton bahan bakar tersebut setiap tahunnya.
Salazar mengatakan sebagai pemimpin dalam diskusi global ICAO mengenai parameter dan kebijakan keberlanjutan, Singapura telah berbagi pengalamannya dengan organisasi tersebut dan negara-negara anggotanya.
Pada Senin, CAAS menandatangani dua perjanjian lalu lintas udara yang akan memungkinkan rute penerbangan lebih langsung dan lebih cepat melalui kolaborasi yang lebih besar antara regulator wilayah udara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salazar mengatakan perjanjian "penentu tren" ini akan memberikan manfaat. "Lebih dari sekadar menghemat beberapa menit dalam penerbangan" dan membuka jalan bagi kolaborasi serupa di Asia-Pasifik dan kawasan lainnya," terang dia.
Ia menambahkan ICAO juga menciptakan platform bagi penyedia layanan navigasi udara untuk berkolaborasi dan meningkatkan efisiensi operasi penerbangan di Asia-Pasifik dan sekitarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!