Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MRT Jakarta Ikut Terlibat dalam Pembangunan LRT Bali

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 22:28 WIB | Oleh:
MRT Jakarta Ikut Terlibat dalam Pembangunan LRT Bali Doc: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ket. Kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta melintas menuju Stasiun Velodrome di Rawamangun, Jakarta, Selasa (24/102023). Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebutkan pembangunan konstruksi jalur LRT Velodorme Rawamangun menuju Manggarai sepanjang 6,4 kilometer yang dianggarkan sebesar Rp2,4 triliun tersebut membutuhkan waktu pengerjaan selama tiga tahun.

JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) ikut terlibat dalam rencana pembangunan sistem kereta ringan atau light rail transit(LRT) di Pulau Bali berlandaskan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Pemerintah Provinsi Bali.

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan, meskipun MoU kerja sama tersebut sudah ada, pihaknya masih memberikan bantuan yang sifatnyain-kind(barang atau jasa) karena bentuk bantuan konkret masih dalam pembahasan.

"Peran kami saat ini masih sekadar memberi saran terkait perencanaan desain, skema pembiayaan, pembangunan stasiun, dan lain sebagainya," kata Tuhiyat dalam agenda Forum Jurnalis MRT di Jakarta, Rabu.

Meski Bali memiliki rencana pengembangan transportasi umum yang amat baik, provinsi itu kekurangan sumber daya untuk mengembangkan proyek tersebut. Oleh karena itu, Bali meminta bantuan dari Jakarta yang sudah berpengalaman mengembangkan sistem angkutan umum melalui MoU tersebut, kata dia.

Tuhiyat mengatakan, saat ini sudah ada timad-hocyang berkomunikasi setiap hari dengan pemerintah Bali terkait kerja sama tersebut. Pemprov Bali juga sudah menunjuk satu perusahaan daerah (perusda) untuk menangani semua kebutuhan terkait kerja sama itu sebelum nantinya didirikan perusda sendiri yang menangani urusan transportasi.

Selanjutnya, Pemerintah DKI Jakarta dan Bali akan merancang Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk menindaklanjuti MoU sebelumnya dan memperjelas peran PT MRT Jakarta dalam pengembangan sistem transportasi massal di Bali.

"PKS itulah yang menentukan apakah peran PT MRT akan sebagai penasihat, atau pemegang saham, atau kontraktor, kami masih tunggu pembahasan PKS," kata Tuhiyat.

Tuhiyat mengharapkan pembahasan perjanjian dapat rampung secepatnya karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta rapat terbatas yang membahas hal tersebut digelar bulan depan.

September lalu, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menargetkan peletakan batu pertama(groundbreaking)proyek LRT di Pulau Bali, yang melintasi Bandara I Gusti Ngurah Rai, dapat dilakukan awal 2024.

"Kita harapgroundbreaking early next year, awal tahun depan, kita bisagroundbreaking karena itu studinya sudah lama dilakukan, tapi karena terbentur COVID-19, tadi kita hidupkan lagi," kata Luhut setelah rapat terbatas Integrasi Transportasi Publik di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/9). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.