Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerja Keras, BKKN Minta Desa dan Kelurahan Miliki Inovasi untuk Turunkan Stunting

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kerja Keras, BKKN Minta Desa dan Kelurahan Miliki Inovasi untuk Turunkan Stunting Doc: ANTARA/Moch Mardiansyah Al Afghani
Ket. Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda BKKBN Muslicha dalam webinar Praktik Baik Desa/Kelurahan Bebas Stunting (De' Best) di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Jakarta - Kerja keras, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meminta kepada seluruh perangkat desa dan kelurahan agar memiliki inovasi untuk menjawab permasalahan terkait penurunan angka stunting di wilayahnya.

"Yang sangat penting bagi desa dan kelurahan yaitu mempunyai inovasi untuk mengatasi stunting," kata Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda BKKBN Muslicha dalam webinar Praktik Baik Desa/Kelurahan Bebas Stunting (De' Best) di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Jakarta, Selasa.

Muslicha menuturkanangka prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi yakni 21,6 persen berdasarkan data SSGI 2022. Dirinya memperkirakan dari persentase tersebut jumlah balita stunting saat ini mencapai 4,6 juta jiwa.

Dengan 82 ribu desa dan kelurahan yang tersebar di tanah air, kata dia, penanganan stunting harusnya bisa lebih optimal karena menggerakkan langsung partisipasi dari masyarakat desa, termasuk diwujudkan dalam ragam inovasi stunting.

"Inovasi penurunan stunting juga menjadi salah satu indikator praktik baik desa bebas stunting atau De' Best di 1.000 Hari Pertama Kehidupan yang digagas BKKBN," kata dia.

Indikator lainnya,memiliki angka penurunan stunting yang signifikan serta memiliki dukungan anggaran yang tercantum dalam dokumen perencanaan dan anggaran desa atau kelurahan.

"Untuk memenuhi upaya tersebut (menurunkan stunting) harus memenuhi indikator sebagaimana yang tercantum dalam Perpres 72 maka diperlukan penguatan komitmen dan aksi bersama tentunya untuk menyukseskan program De'Best di 1.000 HPK," ujarnya.

Program De'Best di 1.000 HPK sendiri merupakan pemaparan praktik baik desa atau kelurahan bebas stunting yang diprakarsai BKKBN dalam upaya mencegah dan menurunkan angka stunting. Saat ini program tersebut telah memasuki sesi ke enam atau seri terakhir di tahun 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.