Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Serangan Bersenjata di Meksiko Tewaskan 16 Orang, termasuk 12 Polisi

📅 Selasa, 24 Okt 2023, 08:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Serangan Bersenjata di Meksiko Tewaskan 16 Orang, termasuk 12 Polisi Doc: AFP/FRANCISCO ROBLES
Ket. Pasukan keamanan berpatroli di daerah di mana sedikitnya 12 petugas polisi tewas di Meksiko selatan.

ACAPULCO - Dua serangan bersenjata pada Senin (23/10) menewaskan sedikitnya 16 orang, termasuk selusin petugas polisi, di wilayah Meksiko yang dilanda kekerasan terkait perdagangan narkoba, kata pihak berwenang.

Di negara bagian Guerrero di bagian selatan, penyerang tak dikenal menargetkan patroli keamanan di kotamadya Coyuca de Benitez, kata jaksa Alejandro Hernandez.

Berdasarkan informasi awal, 11 anggota kepolisian kota tewas, katanya, motif pembantaian sedang diselidiki.

Seorang pejabat senior keamanan negara sedang melakukan perjalanan dalam konvoi ketika diserang, kata pihak berwenang, tanpa mengkonfirmasi laporan media bahwa dia dibunuh bersama dengan pengawal polisi.

Pasukan keamanan kemudian terlihat berpatroli di daerah tersebut - di mana sejumlah mayat tergeletak di tanah - ketika sebuah helikopter polisi terbang di atasnya.

Serangan kedua, di negara bagian Michoacan di bagian barat, menewaskan lima warga sipil dan dua lainnya terluka, kata pihak berwenang.

Sekelompok pria bersenjata menyerang saudara lelaki wali kota Tacambaro, menurut kantor kejaksaan negara bagian.

Seorang pekerja restoran dan seorang anggota kepolisian termasuk di antara mereka yang tewas, sementara saudara laki-laki wali kota terluka, katanya.

Dalam video yang diposting di media sosial, orang-orang bersenjata terlihat melepaskan tembakan sebelum melarikan diri dengan beberapa kendaraan.

Meksiko dilanda pertumpahan darah terkait kartel yang telah menyebabkan lebih dari 420.000 orang terbunuh sejak pemerintah mengerahkan militer dalam perang melawan narkoba pada 2006.

Sejak itu, tingkat pembunuhan di negara tersebut meningkat tiga kali lipat menjadi 25 per 100.000 penduduk.

Meksiko juga mencatat lebih dari 110.000 orang hilang sejak 1962, sebagian besar disebabkan oleh organisasi kriminal.

Guerrero dan Michoacan termasuk wilayah yang paling banyak mengalami kekerasan di negara tersebut akibat konfrontasi antara penyelundup narkoba dan pasukan keamanan.

Meskipun terkenal dengan resor pantai Acapulco-nya, Guerrero adalah salah satu negara bagian termiskin di Meksiko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.