Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran TPA Rawakucing

📅 Senin, 23 Okt 2023, 08:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran TPA Rawakucing Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Helikopter water bombing milik BNPB diperbantukan untuk mengatasi kebakaran di TPA Rawakucing Kota Tangerang, Senin (23/10/2023) yang sudah terjadi sejak empat hari sebelumnya.

TANGERANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan helikopter water bombing untuk mengatasi kebakaran di TPA Rawakucing yang terjadi sejak Jumat (20/10).

Pantauan di lapangan, satu helikopter telah melepaskan bom air tepat di gunungan sampah. Fokus penyiraman dilakukan pada gunungan sampah yang masih mengeluarkan kepulan asap. Karena diduga di dalamnya masih terdapat api.

Kehadiran helikopterwater bombing ini pun menjadi tontonan warga sekitar dan berharap kebakaran di TPA Rawakucing bisa segera mereda dan aktifitas kembali normal. "Semoga ini bisa mengatasi kebakaran," ujar Azis, warga Neglasari di Tangerang Senin (23/10) yang melihat kegiatan penyiraman oleh helikopter dari jarak jauh.

Sebelumnya, Pemkot Tangerang telah memberikan informasi terkait penutupan jalan Iskandar Muda mulai dari jalan perkutut III menuju TPA Rawakucing hingga perempatan jalan AMD Manunggal X mulai pukul 06.00 WIB terkait penanganan kebakaran.

Warga diimbau melewati Jalan Bayur dari kota menuju kabupaten dan menggunakan Jalan Marsekal Surya darma dari kabupaten menuju Kota Tangerang.

Perlu diketahui kebakaran di TPA Rawakucing Kota Tangerang di wilayah Neglasari terjadi pada hari Jumat (20/10) pukul 14.00 WIB diduga akibat cuaca panas. Dugaan sementara, api muncul pertama kali di area landfill pintu satu.

Namun karena kencangnya tiupan angin merambat ke tumpukan sampah di pintu dua dan tiga. Sempat mereda pada Sabtu (21/10) pagi, api kembali membesar siang harinya karena masih banyak api yang berada di dalam tumpukan sampah serta didorong angin kencang.

BPBD Kota Tangerang mendata sejumlah kerugian seperti sejumlah kendaraan terbakar, gudang timbang dan sederet bedeng pengepul pun hangus terbakar. Pemkot pun mengevakuasi warga ke tiga lokasi yakni kantor kecamatan Neglasari, GOR Neglasari dan Dinas Sosial.

Dari 34 hektare luas TPA Rawakucing, hampir 80 persen telah terbakar. Sebanyak 534 personel pun telah dikerahkan untuk melakukan pemadaman. 24 unit armada pemadam diterjunkan yang didukung puluhan mobil tangki yang mensuplai air. Bahkan bantuan juga datang dari Pemadam DKI Jakarta, Bandara Soetta, Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel dan Provinsi Banten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.