Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, BNPT Rancang Kawasan Terpadu Nusantara di NTB Berdayakan Mantan Napi

📅 Jumat, 20 Okt 2023, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, BNPT Rancang Kawasan Terpadu Nusantara di NTB Berdayakan Mantan Napi Doc: ANTARA/Nur Imansyah

Mataram - Keren, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI merancang Kawasan Terpadu Nusantara dengan mengedepankan pemberdayaan ekonomi bagi para mantan narapidana terorisme dan masyarakat umum di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

"BNPT sedang merancang Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) di NTB. Rencananya kami buat di Sumbawa," kata Sekretaris Utama BNPT RI, Bangbang Surono usai bertemu dengan Penjabat (Pj) Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Kamis.

Ia mengatakan KTN ini merupakan program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pemberian fasilitas di bidang pertanian perkebunan dan perikanan kelautan seperti budidaya jagung dan rumput laut.

"Jadi kami meminta dukungan gubernur dan gubernur sangat mendukung rencana ini," ujarnya.

Ia menjelaskan nantinya bentuk program ini dari hulu ke hilir sampai kepada pengolahannya. Hanya saja sebelum KTN ini terbentuk perlu dibahas dalam rapat-rapat lanjutan, apalagi pembangunan KTN ini nantinya melibatkan dunia perbankan dalam hal ini Bank NTB Syariah.

"Tadi kami sudah sampaikan garis besarnya kepada Gubernur dan kami nanti akan melibatkan perbankan milik daerah, yakni Bank NTB Syariah," terang Surono.

Surono menegaskan program KTN ini tidak hanya akan menyasar mereka yang pernah menjadi narapidana terorisme, tetapi masyarakat umum juga akan dilibatkan dalam program tersebut, sehingga tidak ada kesan ekslusif dan tidak ada lagi stigmanisasi jelek kepada para mantan narapidana terorisme.

"Jadi ini untuk semua, tidak hanya narapidana terorisme, tetapi juga keluarganya, dan jaringannya. Bahkan, korban dan masyarakat sekitar juga ikut dilibatkan. Jadi semua kita anggap sebagai warga negara yang ingin membangun daerah atau bangsanya," tegas Surono.

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) NTB, Ruslan Abdul Gani menambahkan bahwa program KTN ini tidak hanya menyasar pada bidang bidang pertanian perkebunan dan perikanan kelautan seperti budidaya jagung, tetapi akan berkembang pada bidang lain seperti dunia usaha, koperasi hingga pada kegiatan pengajian.

"Jadi bagaimana para mantan narapidana terorisme ini kita berdayakan tidak hanya tanam jagung tapi mereka buat koperasi, dunia usaha sampai kita ajak ikut lomba mengaji. Sudah ada itu dan ada beberapa yang ikut lomba," ujarnya.

Diharapkan melalui program-program seperti ini lanjut Ruslan, stigma masyarakat kepada para mantan narapidana terorisme bisa hilang. Karena bagaimanapun mereka juga masyarakat Indonesia.

"Memang masih ada stigma jelek itu, tapi jangan juga sampai mereka sudah bertaubat masyarakat belum mau menerima, makanya kita betul-betul atensi melalui program-program di mana masyarakat umum juga terlibat di dalam kegiatan ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.