Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berkelas, Penuh Gaya, dan 'Suka Membunuh' Burung

📅 Jumat, 20 Okt 2023, 00:01 WIB | Oleh:

Lebih Banyak Arsitek yang Bergabung'l

Perusahaan yang memproduksi produk ramah burung mengatakan permintaan terus meningkat.

"Kami melihat semakin banyak arsitek yang setuju dengan desain ramah burung, bahkan di wilayah yang tidak memiliki undang-undang," kata Paul Groleau, wakil presiden di Feather Friendly, sebuah perusahaan yang membuat perawatan pola untuk jendela.

Dalam 5 tahun terakhir, bisnis telah meningkat 20 kali lipat, dan tahun ini saja terjadi lonjakan sebesar 20 persen dibandingkan penjualan tahun lalu.

NYC Audubon menyimpan kotak-kotak sampel kaca dan film dari berbagai perusahaan yang dapat dibaca oleh pengembang atau pemilik rumah.

Salah satu kendala terbesar adalah bangunan yang sudah ada, karena undang-undang baru seringkali tidak mencakup hal tersebut. Namun Christine Sheppard, ahli biologi dan peneliti yang memimpin program tabrakan kaca di American Bird Conservancy, sebuah kelompok nirlaba, mengatakan masyarakat juga menuntut perubahan seiring dengan meningkatnya kesadaran akan masalah ini.

"Menjadikan bangunan Anda pembunuh burung semakin berdampak negatif," kata Sheppard.

"Orang-orang sangat tidak suka tinggal atau bekerja di gedung yang banyak membunuh burung".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

39 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.