Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Pelayanan, KAI Sediakan Kereta Pengumpan Gratis Dukung Konektivitas Whoosh

📅 Rabu, 18 Okt 2023, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Pelayanan, KAI Sediakan Kereta Pengumpan Gratis Dukung Konektivitas Whoosh Doc: ANTARA/HO-PT KAI
Ket. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyediakan KA pengumpan yang berhenti di Stasiun Padalarang, Stasiun Cimahi, dan Stasiun Bandung untuk mendukung konektivitas kereta cepat Whoosh.

Jakarta - Tingkatkan pelayanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyediakan layanan kereta api pengumpan (feeder) yang berhenti di Stasiun Padalarang, Stasiun Cimahi, dan Stasiun Bandung untuk mendukung konektivitas Kereta Cepat Whoosh yang mulai beroperasi secara komersial mulai Rabu (18/10).

"Hadirnya KA Feeder dengan waktu tempuh 19 menit dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung atau sebaliknya, akan mempermudah konektivitas masyarakat untuk menuju stasiun Kereta Cepat Whoosh melalui sistem transportasi yang bebas kemacetan dan tepat waktu," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Selasa.

Dia menerangkan pelanggan Kereta Cepat Whoosh dapat menikmati KA pengumpan ini dengan tarif gratis.

Adapun jadwal keberangkatan KA pengumpan dari Bandung menuju Padalarang antara lain pukul 06.22 WIB, 08.27 WIB, 10.02 WIB, 12.42 WIB, 15.17 WIB, 17.17 WIB, dan 18.32 WIB. Sementara keberangkatan dari Padalarang menuju Bandung tersedia pada pukul 07.20 WIB, 09.25 WIB, 11.00 WIB, 13.40 WIB, 16.15 WIB, 18.15 WIB, dan 19.30 WIB.

Joni menjelaskan saat ini jumlah perjalanan yang disiapkan pada tahap awal sebanyak 14 perjalanan pergi-pulang setiap harinya. Namun, ke depan jumlah perjalanan KA pengumpan tersebut akan menyesuaikan dengan jumlah perjalanan Kereta Cepat Whoosh.

"Dengan menggunakan layanan kereta api cepat yang sudah terkoneksi tersebut, maka total waktu yang dibutuhkan antara pusat Kota Bandung dan Jakarta kurang lebih 1 jam. KAI memastikan bahwa perjalanan KA Feeder beroperasi tepat waktu seperti layanan KAI yang sudah ada saat ini," terangnya.

Satu rangkaian KA Feeder terdiri dari 4 unit kereta dengan daya kapasitas maksimum sebanyak 393 penumpang. Untuk menampung penumpang lebih banyak, KAI dapat merangkaikan 2 KA Feeder menjadi 1 rangkaian sehingga kapasitasnya bertambah 2 kali lipat. KA Feeder dilengkapi dengan fasilitas rak bagasi dan toilet guna menambah kenyamanan pelanggan.

KAI, ujar Joni, memastikan bahwa perpindahan antarmoda, antarperon, ketersediaan ruang tunggu, dan fasilitas yang disediakan untuk pelanggan dibuat senyaman dan semudah mungkin.

"Hadirnya KA Feeder ini diharapkan menjadi daya tarik masyarakat untuk menggunakan Kereta Cepat Whoosh yang merupakan kereta cepat pertama di Asia Tenggara," ucap Joni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.