Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Negara-negara Asia dan Afrika Harus Solid Atasi Isu Global

📅 Selasa, 17 Okt 2023, 00:11 WIB | Oleh:
Negara-negara Asia dan Afrika Harus Solid Atasi Isu Global Doc: ANTARA/FIKRI YUSUF
Ket. Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada pembukaan pertemuan Organisasi Konsultasi Hukum Asia Afrika ke-61, di Kabupaten Badung, Bali, Senin (16/10).

BADUNG - Negara-negara Asia dan Afrika yang tergabung dalam Organisasi Konsultasi Hukum Asia Afrika atau Asian- African Legal Consultative Organization (AALCO) harus tetap solid untuk mengatasi sejumlah isu global. Untuk itu, AALCO harus terus menghidupkan semangat solidaritas.

"AALCO harus terus menghidupkan semangat solidaritas dan memperjuangkan suara bangsa Asia Afrika dalam pembentukan hukum internasional," kata Wakil Presiden (Wapres), Ma'ruf Amin, pada pembukaan pertemuan Organisasi Konsultasi Hukum Asia Afrika (AALCO) ke-61 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Senin (16/10).

Seperti dikutip dari Antara, Wapres mengatakan solidaritas itu juga untuk memerangi kejahatan transnasional dan mengembalikan aset hasil kejahatan transnasional. Kejahatan transnasional banyak dilakukan di kawasan laut dan merugikan negara di kawasan Asia dan Afrika.

"Saya mendorong AALCO memberikan konsep solusi yang mencerminkan sinergi dan respons terintegrasi bangsa Asia Afrika atas tindak pidana transnasional di laut yang mengancam jiwa dan pertumbuhan ekonomi," katanya.

Wapres juga menekankan pentingnya peran AALCO dalam membentuk kerangka hukum yang akan menjadi fondasi bagi kemitraan antarnegara yang saling menguntungkan. Utamanya dalam merespons berbagai persoalan global yang mengancam masa depan kemanusiaan dan pembangunan.

Wapres Ma'ruf mengharapkan negara yang tergabung dalam AALCO menghadirkan solusi terobosan atas isu-isu global terkini, seperti perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan, perdagangan antarnegara dan investasi internasional, persoalan kelautan, perampasan aset, serta perkembangan kecerdasan buatan.

Revolusi Digital

Saat ini, ucap Wapres, seluruh negara mengerahkan upaya agar mampu menavigasi revolusi digital sehingga dapat memberikan keuntungan dan mengakselerasi kemajuan, bukan sebaliknya menjadi ancaman bagi masa depan manusia.

"AALCO diharapkan dapat memberikan sumbangsih dalam mendesain arsitektur hukum yang mengakomodasi kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan untuk mendukung cita-cita luhur Konferensi Asia- Afrika," katanya.

Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada 1955 merupakan cikal bakal kelahiran AALCO. Saat ini, Indonesia memimpin Keketuaan AALCO 2023 yang dipimpin Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly, selaku Presiden ke-61 AALCO.

Mengenai kejahatan transnasional di laut, Menteri Yasonna menjelaskan dalam sidang AALCO ke-61 pihaknya akan meminta persamaan persepsi dengan negara Asia Afrika yang menjadi anggota terkait kejahatan itu di antaranya pencurian ikan.

"Kami akan berupaya pada sidang AALCO untuk menyampaikan kesamaan persepsi dan pendapat dari negara AALCO," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata
    Preview komentar:
    Wa Call Center 24jam Bank Nagari Layanan WhatsApp ...
  • Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok
    Preview komentar:
    Wa Call Center resmi Bank Nagari Layanan WhatsApp ...
    Wa Call Center resmi Bank Nagari Layanan WhatsApp ...
  • Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi
    Preview komentar:
    Wa Call Center Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Wa Call Center Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Daerah
Tim SAR Gabungan Temukan Se...
Olahraga
De Zerbi Minta Maaf atas Ke...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.