Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Paparkan Program Atasi Gas Rumah Kaca

📅 Kamis, 12 Okt 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Paparkan Program Atasi Gas Rumah Kaca Doc: ANTARA/HO/Pemkot Bogor
Ket. Sekda Kota Bogor, Jawa Barat Syarifah Sofiah saat bimbingan teknis dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Bogor, Senin (9/10).

BOGOR - Beberapa program dikenalkan untuk mengatasi isu global mengenai perubahan iklim. Ini juga bagian dari Pemerintah Kota Bogor untuk menangani gas rumah kaca (GRK) sebagai efek perubahan iklim.

Program-program tersebut antara lain aksi mempertahankan bangunan sejarah, transformasi transportasi, hingga membuat infrastruktur mendukung gaya hidup sehat masyarakat. "Kita jalankan program berkaitan dengan permasalahan perkotaan," ujar Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah.

"Ini kita tempuh melalui program tiga identitas Kota Bogor: sebagai heritage city, smart city dan green city," jelas Syarifah. Lebih jauh Syarifah menyampaikan paparan mengenai aksi saat bimbingan teknis dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Bogor, pekan ini.

Dia menerangkan, di tengah meningkatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat urban, maka tidak bisa dipungkiri kebutuhan transportasi serta penggunaan kendaraan cukup tinggi. Hal ini tentu mempengaruhi GRK. Hal lain yang berkaitan dengan GRK adalah mengenai keberadaan sampah rumah tangga yang juga berdampak pada gas metan.

GRK adalah gas-gas yang terperangkap dalam panas di atmosfer. Gas ini dapat menyebabkan kenaikan suhu rata-rata bumi atau mengakibatkan pemanasan global. Secara umum, GRK merupakan gas yang secara alami maupun antropogenik atau campur tangan manusia berada di atmosfer untuk menjaga kestabilan dan temperatur suhu di bumi.

Syarifah menjelaskan, program aksi sebagai kota sejarah, Bogor mempertahankan bangunan-bangunan tua. Sedangkan terkait kota hijau, ada Kebun Raya Bogor, Hutan Cifor. Juga memperbanyak taman. Di bidang transportasi, lanjut Syarifah, sejak beberapa tahun lalu sudah mulai diterapkan bahan bakar gas untuk angkutan perkotaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.