IKN Bakal Jadi Pusat Inovasi
Rabu, 11 Okt 2023, 01:15 WIBJAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mendukung agar Ibu Kota Nusantara (IKN) bisa menjadi pusat inovasi dengan pemanfaatan insentif pajak khususnya tax deduction guna mendukung percepatan penyiapan berbagai sarana dan prasarana pendidikan.
Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe dalam diskusi bersama di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (9/10), mengatakan pemerintah ingin mengembangkan IKN sebagai pusat inovasi dengan memanfaatkan berbagai fasilitas penanaman modal kepada pelaku usaha.
"Kami sekarang ini sedang mendorong supaya ada satu model dan saya mengatakan ke Pak Imam (B. Prasodjo) saya ingin kloning yang ada di Purwakarta dibangun di sana (IKN) smart village," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (10/10).
Dhony berharap melalui pemanfaatan tax deduction sebagai insentif dapat mengakselerasi investasi yang bersumber dari nonAPBN untuk perusahaan-perusahaan yang ingin berkontribusi pada pembangunan kawasan pendidikan.
Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Yuliot mengungkapkan ada sejumlah fasilitas untuk menjadikan IKN sebagai pusat inovasi.
"Itu (kegiatan penelitian dan pengembangan) diberikan super tax deduction sampai dengan 350 persen, kemudian untuk pelatihan (dan/atau pendidikan) 250 persen," ujar Yuliot.
Fasilitas pengurangan pajak tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2023 tentang Pemberian Perizinan Berusaha, Kemudahan Berusaha, dan Fasilitas Penanaman Modal bagi Pelaku Usaha di Ibu Kota Nusantara atau PP Kemudahan Berusaha IKN.
Di dalam Pasal 42 PP Kemudahan Berusaha di IKN, kegiatan pendidikan dan/atau pelatihan di IKN untuk kegiatan praktik kerja, pemagangan, dan/atau pembelajaran dalam rangka pembinaan dan pengembangan SDM berbasis kompetensi tertentu diberikan fasilitas pengurangan penghasilan bruto paling tinggi 250 persen.
Sementara untuk kegiatan penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan invensi, mengembangkan inovasi, penguasaan teknologi baru, dan atau alih teknologi pengembangan industri untuk peningkatan daya saing industri nasional.
Dalam kesempatan yang sama Tim Ahli Yayasan Benih Baik Imam B. Prasodjo menegaskan pentingnya membangun sisi sosial dari sebuah kota. Menurutnya, pembangunan fisik harus diiringi dengan pembangunan yang memperhatikan sisi manusia, modal sosial, dan lingkungan.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Panglima TNI Anugerahkan KPLB kepada Prajurit Juara Hafalan 30 Juz Al-Qur’an
-
Cegah Campak, Dinkes Lebak Gencarkan Imunisasi dan Pola Hidup Bersih.
-
Gibran Bisa Mulai Ngantor di IKN Tahun 2026
-
Pertamina Tambah Pasokan Elpiji untuk Penuhi Masyarakat Sumbar Jelang Lebaran
-
Daftar Lengkap Kantong Parkir Car Free Night Malam Takbiran: Dari Monas hingga Wisma Mandiri
-
Iran Tegaskan Tak Pernah Minta Gencatan Senjata
-
Otorita Buka Ruang Keterlibatan Profesional Bangun IKN
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.