Wow Butuh Biaya Sangat Banyak, Spanyol Pagari Laut Menyusul Korban Jiwa Ceuta Terus Bertambah

Senin, 03 Agu 2026, 18:11 WIB

MADRID - Pemerintah Spanyol memagari laut dengan penghalang terapung di sepanjang lepas pantai Tarajal, Ceuta, pada Minggu (2/8) waktu setempat, guna mencegah penyeberangan laut oleh imigran ilegal dari Maroko beberapa waktu terakhir di kantong perbatasan dengan bagian utara Afrika tersebut.

Selain pagar laut yang telah beroperasi penuh, pihak berwenang Spanyol juga terus memperketat pengawasan perbatasan menyusul arus masuk imigral ilegal yang sebagian dilakukan dengan cara berenang tersebut.

Ket. Foto: Suasana di pantai Tarajal, Ceuta, Spanyol, yang menjadi salah satu kantong masuknya gelombang imigran ilegal dari Maroko. — Sumber: Antara foto/Xinhua

Otoritas Spanyol pada Minggu (2/8) menyampaikan jumlah korban jiwa resmi dari tragedi gelombang imigran ilegal menyeberangi laut tersebut bertambah menjadi 72 orang.

Sementara pemerintah regional Ceuta menyampaikan saat ini terdapat 88 jenazah yang berada di kamar jenazah kota tersebut. Otoritas setempat mengatakan beberapa jenazah diangkat dari laut lebih dari dua pekan pascalonjakan arus masuk migran. Sementara itu, proses identifikasi jenazah masih terus berlangsung.

Meski gelombang kedatangan berskala besar itu telah mereda, situasi di Ceuta belum sepenuhnya kembali normal. Personel kepolisian dan militer terus menggelar operasi keamanan di seluruh wilayah kota itu pada Minggu dan menahan para migran yang kedapatan berada di jalanan. Mereka yang ditangkap kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani proses identifikasi sebelum prosedur deportasi dimulai.

Lonjakan arus masuk migran ini menjadi salah satu krisis perbatasan paling serius dalam sejarah Spanyol terkini, mendorong pemerintah Spanyol mengambil langkah-langkah darurat, serta kembali memantik perdebatan di seantero Eropa terkait pengelolaan migrasi dan perlindungan perbatasan eksternal Uni Eropa (UE).

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.