Banjir Lumpuhkan Infrastruktur, PLN Kejar Perbaikan 11 Tiang Listrik di Parimo
Senin, 03 Agu 2026, 18:15 WIBPALU â Pemulihan infrastruktur listrik pascabencana banjir menjadi langkah krusial untuk mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat.
Kembalinya pasokan listrik tidak hanya memungkinkan layanan publik dan fasilitas kesehatan kembali beroperasi normal, tetapi juga mendukung aktivitas usaha, pendidikan, serta komunikasi di wilayah terdampak.
Ke depan, proses rehabilitasi perlu dibarengi dengan penguatan ketahanan infrastruktur kelistrikan terhadap risiko bencana melalui peningkatan standar konstruksi, sistem mitigasi, dan respons darurat yang lebih cepat agar gangguan serupa dapat diminimalkan.
PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan 11 tiang listrik roboh di Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah akibat dampak banjir.
"PLN mengerahkan kendaraan khusus (mobil crane) untuk mempercepat pemulihan setelah peristiwa tiang listrik tumbang pada Minggu (2/8)," kata Asisten Manager Keuangan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu Natallia di Palu, Senin (3/8).
Ia mengemukakan langkah awal dilakukan pihaknya saat ini pembersihan material yang menghalangi badan jalan, supaya akses masyarakat dapat segera terbuka dan kembali digunakan dengan aman, karena posisi tiang listrik tumbang ke arah jalan.
Setelah pembersihan material, tim PLN melanjutkan asesmen teknis secara menyeluruh, termasuk proses pemulihan infrastruktur kelistrikan dengan memperhatikan aspek keselamatan personel dan masyarakat.
"Tim di lapangan sedang bekerja melalukan pembersihan material/tiang yang tumbang dan PLN melakukan pemadaman listrik demi keamanan pekerja," ujarnya.
Pihaknya meminta masyarakat menjaga jarak aman dari kegiatan pembersihan dan pemulihan infrastruktur jaringan di wilayah tersebut.
"Kami juga meminta masyarakat bersabar karena proses pekerjaan jaringan listrik sedang berlangsung, termasuk meminta masyarakat menjaga jarak aman dari kegiatan pekerjaan," ucap Natallia.
Sementara itu Kapolsek Kasimbar IPDA I Komang Sukania dalam keterangan tertulisnya mengatakan 11 tiang listrik roboh dipicu meningkatnya volume air irigasi di Desa Kasimbar Palaipi, Kecamatan Kasimbar akibat banjir.
Peningkatan volume air menyebabkan pengikisan pada konstruksi beton saluran irigasi, sehingga tanah di sekitar tiang listrik labil.
"Kami melakukan pengamanan lokasi, pengaturan arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan pihak PLN guna mempercepat proses perbaikan jaringan listrik dan tiang yang terdampak," ujarnya.
Ia mengemukakan selama proses perbaikan infrastruktur kelistrikan, Polri berkolaborasi dengan pihak PLN, pemerintah kabupaten setempat maupun pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
"Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Selama proses perbaikan kami menempatkan personel untuk pengamanan maupun mengatur arus lalu lintas. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, tidak melintasi area yang terdampak, dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama," tutur Komang.
- Parigi Moutong
- pemulihan kelistrikan
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mendikdasmen: HUT RI Dapat Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Inklusif
-
OJK: Generasi Muda Dominasi Investor Pasar Modal Indonesia
-
Kemenbud Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026
-
Bus Jatuh ke Jurang di Guatemala, 55 Orang Tewas
-
Demi Pulihkan Kelistrikan Aceh, PLN Icon Plus Aktivasi Jaringan Komunikasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.