Gelar RUPST 2025, PPRO Dorong Akselerasi Pemulihan dengan Penguatan Fundamental Usaha
Selasa, 09 Jun 2026, 10:22 WIBJAKARTA- Salah satu pengembang properti ternama di Indonesia PT PP Properti Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, pekan lalu. Dalam RUPST tersebut mengagendakan enam mata acara yang dibahas dan memperoleh persetujuan dari para pemegang saham.
Penyelenggaraan RUPST sebagai momentum perseroan menyampaikan pertanggungjawaban kinerja Tahun Buku 2025, sekaligus menegaskan komitmen dalam memperkuat kinerja usaha, meningkatkan kualitas tata kelola, dan menjaga keberlanjutan bisnis di tengah dinamika industri properti yang terus berkembang.Â
Direktur Utama PT PP Properti Tbk, Dyah Rahadyannie dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (9/6) menyatakan bahwa tahun 2025 menjadi fase strategis bagi perseroan dalam melanjutkan agenda perbaikan yang telah dijalankan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.Â
Berbagai langkah yang ditempuh kata Dyah mulai menunjukkan hasil yang semakin terukur, terutama melalui penguatan struktur keuangan, pengelolaan liabilitas yang lebih prudent, peningkatan kualitas arus kas, serta optimalisasi efisiensi operasional.Â
Upaya tersebut mendorong meningkatnya kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap arah pengelolaan dan prospek perseroan ke depan, terutama komitmen memperkuat tata kelola perusahaan secara konsisten melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang transparan dan akuntabel.Â
Langkah tersebut tercermin dari Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan (RSM Indonesia) dengan opini "Wajar Dalam Semua Hal yang Material".Â
Sepanjang Tahun Buku 2025, perseroan papar Dyah membukukan pendapatan usaha sebesar 323,2 miliar rupiah. Dari sisi pengelolaan keuangan, PPRO juga menjaga indikator gearing ratio pada level 86,92 persen dari target yang ditetapkan, mencerminkan disiplin dalam pengelolaan struktur permodalan selama proses perbaikan kinerja berlangsung.
Perseroan memahami perhatian para pemegang saham terhadap kinerja yang dicapai sepanjang tahun 2025. Oleh karena itu, manajemen terus berupaya menjalankan berbagai langkah perbaikan secara menyeluruh untuk memperkuat fundamental usaha dan meningkatkan nilai tambah yang berkelanjutan.Â
âPerseroan terus fokus menjalankan agenda transformasi yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja usaha, tetapi juga pada penguatan tata kelola, serta kualitas pelaporan keuangan. Berbagai langkah strategis yang kami lakukan, termasuk optimalisasi portofolio melalui divestasi aset untuk memperkuat arus kas, merupakan bagian dari upaya menciptakan fondasi yang lebih sehat,â urai Dyah.
Lebih lanjut, Dyah menambahkan bahwa perseroan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi usaha guna memastikan setiap kebijakan yang diambil mampu memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan dalam jangka panjang.
âDengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, kami optimis dapat melanjutkan proses perbaikan secara bertahap, menjaga disiplin pengelolaan usaha, serta menciptakan nilai yang lebih baik bagi para pemegang saham,â kata Dyah seperti disampaikan Corporate Secretary PPRO, Dyah Novian Tri Hadini.Â
Ke depan, perseroan akan terus fokus memperkuat fundamental usaha, peningkatan kualitas tata kelola, serta pengelolaan bisnis yang prudent. Melalui langkah-langkah tersebut, perseroan berharap dapat menjaga momentum perbaikan kinerja sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.Â
Agenda RUPST
Adapun agenda dalam RUPST yakni pertama, persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan konsolidasian perseroan, termasuk persetujuan laporan tugas pengawasan dewan komisaris tahun buku 2025, serta pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada direksi dan komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku 2025.Â
Kedua, penetapan gaji/honorarium berikut fasilitas dan tunjangan tahun buku 2026, serta remunerasi atas kinerja tahun buku 2025 bagi pengurus perseroan. Ketiga, penetapan akuntan publik dan/atau Aantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian perseroan tahun buku 2026.Â
Kemudian, keempat mengenai perubahan anggaran dasar perseroan, lalu kelima tentang pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2027 beserta perubahannya dari RUPS kepada pihak yang ditunjuk RUPS. Agenda terakhir, membahas perubahan susunan pengurus perseroan, dengan keputusan untuk mempertahankan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
- PT PP Properti Tbk (PPRO)
- Rapat umum pemegang saham
- PPRO
- Kinerja Keuangan
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Fantastis, Rp25 Triliun APBN Mengalir ke Papua Barat, Tapi Kenapa Dana Desa di Sini Gagal Cair?
-
Pemerintah Melalui Sidang Isbat Tetapkan Awal Ramadan 2026 Jatuh pada Kamis
-
Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif
-
Strategi Hyper-Personalization Bawa Indosat Tumbuh Kuat pada Awal 2026
-
Pemkab Penajam Paser Utara Pantau Harga-Pasokan Pangan saat Ramadan
-
Era Perbankan Tanpa Batas 2026: Accenture Ungkap 6 Tren Utama yang Mengubah Industri
-
Terungkap! Uang Korupsi Dipakai Beli Sepatu Louis Vuitton oleh Bupati Tulungagung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.