Mengagetkan Temuan Ini, Spanyol Deteksi Ekstremis Di Kalangan Imigran Ilegal ke Ceuta

Senin, 03 Agu 2026, 17:57 WIB

MOSKOW - Dinas intelijen Spanyol telah dikerahkan untuk mengidentifikasi para radikal yang mungkin telah masuk ke wilayah Kota Ceuta bersamaan dengan gelombang imigran, menurut laporan surat kabar The Confidential, Senin, mengutip sejumlah sumber Kementerian Dalam Negeri Spanyol.

Sekitar tujuh kilometer dari Kota Ceuta terdapat Kota Fnideq, yang dalam Bahasa Spanyol disebut Kota Castillejos, di Maroko. Fnideq merupakan salah satu pusat historis terorisme Islamis di kawasan Maghreb.

Ket. Foto: Para migran tiba di pesisir kota Ceuta, Spanyol, di Afrika Utara setelah berupaya berenang dari Maroko pada 31 Juli 2026. — Sumber: Antara foto/Anadolu Agency

Layanan intelijen Spanyol sedang mempertimbangkan kemungkinan bahwa kelompok radikal Islamis dari Fnideq mungkin telah menyusup ke dalam kerumunan untuk memasuki wilayah Spanyol, tambah laporan surat kabar tersebut.

Pihak penegak hukum pun sedang menganalisis rekaman video berisi rekaman arus masuk massal ke Ceuta serta melakukan patroli di jalan-jalan kota otonom Spanyol di Afrika Utara tersebut untuk secepat mungkin mengidentifikasi para terduga ekstremis, demikian dilaporkan The Confidential.

Pada akhir Juli, Kota Ceuta menerima gelombang arus masuk besar-besaran para migran dari Maroko.

Pada Jumat (31/7), Wali Kota sekaligus Presiden Ceuta Juan Jesus Vivas mengatakan sekitar 60.000 orang dari Maroko telah memasuki wilayah kota tersebut hanya dalam waktu satu hari.

Kerusuhan pun terjadi di tengah krisis migrasi itu, sehingga pasukan tambahan dari kepolisian, Garda Sipil, dan militer dikerahkan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.