Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Masih Ada Orang yang Tega Menimbun BBM Bersubdi, Jaksa Pun Turun Tangan

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan Masih Ada Orang yang Tega Menimbun BBM Bersubdi, Jaksa Pun Turun Tangan Doc: ANTARA/Teuku Dedi Iskandar
Ket. Kendaraan tahanan Kejaksaan Negeri Aceh Barat, mengangkut sejumlah tersangka diduga penimbun BBM Biosolar ilegal guna selanjutnya ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Meulaboh, Senin (9/10/2023).

Meulaboh - Mengagetkan masih ada orang yang tega menimbun BBM bersubdi.

Kejaksaan Negeri Aceh Barat melakukan penahanan terhadap tiga orang warga di daerah itu, karena diduga terlibat sebagai pelaku penimbun BBM Biosolar subsidi pemerintah.

"Ketiga tersangka ditahan selama dua puluh hari ke depan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Meulaboh," kata Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat, Siswanto kepada wartawan di Meulaboh, Senin.

Ada pun tiga tersangka yang sebelumnya diserahkan oleh penyidik Polres Aceh Barat tersebut masing-masing berinisial RM, HA, serta BR.

Ketiganya tersangka selama ini menjadi tahanan Polres Aceh Barat setelah sebelumnya kasus ini diungkap oleh kepolisian setempat.

Dalam kasus ini, kejaksaan juga menerima barang bukti berupa satu unit mobil boks yang diduga digunakan untuk membeli BBM Biosolar dari sejumlah SPBU di Kabupaten Aceh Barat.

Kejaksaan Negeri Aceh Barat juga turut mengamankan sebanyak 1.300 liter BBM Biosolar subsidi dan sejumlah barang bukti lainnya.

Berdasarkan keterangan ketiga tersangka, kata Siswanto, ketiganya telah melakukan aksi penimbunan BBM Biosolar selama tiga bulan terakhir.

Dari salah satu tersangka yang sudah ditahan tersebut, juga pernah di tahan dalam kasus yang sama. Namun kejaksaan tidak menyebutkan identitas tersangka yang dimaksud.

Kejari Aceh Barat Siswanto mengatakan ketiga tersangka terancam pidana maksimal kurungan penjara selama enam tahun.

Ketiganya diduga melanggar Pasal 55 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah dengan Pasal 40 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-undang Jo Pasal 55 Ayat (1) Huruf a KUHPidana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.