Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banten Evaluasi Upaya Penurunan Stunting

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 18:46 WIB | Oleh:
Banten Evaluasi Upaya Penurunan Stunting Doc: ANTARA/Mulyana
Ket. Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti menyampaikan keterangan usai menghadiri rapat evaluasi percepatan penurunan stunting Provinsi Banten Tahun 2023 di Serang, Selasa (10/10).

SERANG - Pemerintah Provinsi Banten mengevaluasi upaya-upaya yang telah dilaksanakan untuk mempercepat penurunan angka kasus stunting di wilayahnya.

Dalam rapat evaluasi terpadu percepatan penurunan stuntingProvinsi Banten tahun 2023 di Serang, Selasa, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojantimengatakan bahwa upaya percepatan penurunan angka kasusstuntingtelah dijalankan dengan melibatkan organisasi perangkat daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota hingga pemerintah desa/kelurahan.

Ia menyampaikan bahwa dana yang dikucurkan untuk upaya percepatan penanggulangan stuntingmencapaiRp739.082.950.322, yang disebar di 20 organisasi perangkat daerah. Selain itu, ada dukungan dana dari pemerintah kabupaten/kota, pemerintah pusat, dan perusahaan.

Menurut dia, intervensi spesifik untuk mengatasi stuntingumumnya sudah berjalan dengan baik, termasuk di antaranya program imunisasi dasar lengkap pada balita, pemberian makanan pendamping ASI, pemeriksaan anemia dan pembagian tablet tambah darah pada remaja putri, serta pemberian makanan tambahan pada ibu hamil dan anak kurang gizi.

Namun demikian, ia melanjutkan, masih ada program intervensi spesifik yang mesti dioptimalkan pelaksanaannya, yakni layanan pemeriksaan kesehatan bagi pasangan usia subur.

Menurut data pemerintah daerah, angka kasus stuntingdiProvinsi Banten sudah turun 4,5 persen dari 24,5 persen menjadi 20 persen pada tahun 2022.

Pemerintah Provinsi Banten berusaha mencapai target penurunan prevalensi stuntingmenjadi 14 persen pada tahun 2024.

Virgojantimenyampaikan bahwa berdasarkan data dalam aplikasi e-dasawisma, jumlah anakstuntingyang masih dalam penangananpada Februari 2023sebanyak 11.642 anak.

"Dari angka 29.794, jumlah anak yang sudah pulih sebanyak 18.152," katanya.

"Keluarga berisiko stunting di Provinsi Banten sebanyak 532.580 keluarga berdasarkan hasil pemutakhiran pendataan keluarga tahun 2022," ia menambahkan.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Yb. Satya Sananugrahamenyampaikan bahwa Provinsi Banten telah mencatatkan angka penurunan stuntingyang tinggi.

"Provinsi Banten ini penurunan stuntingnya sangat tinggi. Itu cukup berhasil. Makanya beberapa waktu lalu mendapatkan bantuan dana insentif fiskal dari Bapak Wapres," katanya.

Dia berharap angka kasus stuntingdi Provinsi Banten bisa terus ditekan dan Pemerintah Provinsi Banten bisa menjadi contoh dalam pelaksanaan upaya pencegahan dan penanggulangan stunting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Komisi III DPR Berkunjung k...
Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.