Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNICEF Indonesia Apresiasi Program Literasi Keuangan Keluarga BKKBN

📅 Senin, 09 Okt 2023, 19:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
UNICEF Indonesia Apresiasi Program Literasi Keuangan Keluarga BKKBN Doc: ANTARA/Hana Kinarina
Ket. Education Specialist untuk Program Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) UNICEF Indonesia Nugroho Indera Warman memberikan pemaparan pada acara Diseminasi Hasil Uji Coba Modul Literasi Keuangan Keluarga, di Jakarta, Senin (9/10).

JAKARTA - Lembaga Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) Indonesia mengapresiasi program literasi keuangan keluarga yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) karena berhasil mengedukasi orang tua untuk tetap memprioritaskan kebutuhan esensial anak saat pandemi.

Education Specialist untuk Program Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) UNICEF Indonesia Nugroho Indera Warman mengatakan sosialisasi sekaligus pelatihan modul literasi keuangan keluarga di Kabupaten Sorong dan Raja Ampat telah menjembatani pemenuhan kebutuhan esensial anak usia dini yang terhambat akibat pandemi Covid-19 di tahun 2020.

"Program literasi keuangan keluarga BKKBN menjadi jembatan agar kebutuhan esensial anak tetap terpenuhi di rumah dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, termasuk menyisihkan uang yang saat itu terbatas ditambah layanan terkait juga banyak yang tutup," kata Nugroho pada acara Diseminasi Hasil Uji Coba Modul Literasi Keuangan Keluarga, di Jakarta, Senin (9/10).

Lewat program tersebut, BKKBN juga telah mengedukasi orang tua seputar adaptasi keterampilan pengasuhan (parenting) yang harus menyesuaikan dengan pembatasan sosial berskala besar selama pandemi.

"Kami konfirmasi kepada orang tua yang hadir dan mendapat intervensi pelatihan, mereka semakin percaya diri untuk menyesuaikan pola pengasuhan masing-masing, disamping dapat membedakan mana kebutuhan anak yang prioritas serta memahami konsep menabung untuk anak," ujar Nugroho.

Untuk mendukung implementasi modul itu, ia menyebutkan UNICEF Indonesia bersama BKKBN tengah mengembangkan program literasi keuangan keluarga secara digital yang diharapkan dapat terintegrasi dengan e-learning management system atau sistem manajemen pelatihan daring milik BKKBN.

Bukan hanya itu, pihaknya juga bekerja sama dengan BKKBN dalam program perubahan perilaku, yakni perubahan program pola pengasuhan (parenting) agar semakin sesuai dengan tuntutan zaman.

Salah satu sasarannya ialah semakin menggiatkan aktivitas menabung bagi orang tua agar kebutuhan esensial anak usia dini dapat terpenuhi semuanya, mulai dari keikutsertaan orang tua dalam kelas pembelajaran hingga rutin membawa anak ke layanan posyandu ataupun puskesmas sesuai jadwal. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Cincinnati Open 2026: Swiat...
Luar Negeri
Jepang Tuntaskan Tahap Akhi...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.