IMF dan Bank Dunia Gelar Pertemuan di Afrika Setelah 50 Tahun
📅 Senin, 09 Okt 2023, 12:17 WIB | Oleh: Tim PenulisPara pemberi pinjaman global dapat menggunakan pertemuan ini untuk mereformasi sistem kuota mereka.
Kuota, yang didasarkan pada kinerja perekonomian suatu negara, menentukan berapa banyak dana yang harus mereka berikan kepada IMF, hak suara mereka, dan jumlah maksimum pinjaman yang dapat mereka peroleh.
Pesan Lama yang Gagal
Para aktivis berencana menggelar unjuk rasa di Marrakesh untuk mendesak lembaga-lembaga yang berbasis di Washington agar mengambil langkah berani melawan perubahan iklim dan utang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejulah LSM mengatakan solusi-solusi berbasis penghematan yang ditawarkan IMF dan Bank Dunia hanya memperlebar kesenjangan antara si kaya dan si miskin di negara-negara berkembang.
Para aktivis mengatakan pemberi pinjaman global seharusnya fokus pada penghapusan utang negara-negara termiskin dan mengenakan pajak pada negara-negara kaya.
Oxfam mengatakan 57 persen negara-negara termiskin di dunia harus memotong belanja publik sebesar 229 miliar dolar AS selama lima tahun ke depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Bank Dunia dan IMF kembali ke Afrika untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade dengan pesan lama yang gagal," kata direktur eksekutif Oxfam International Amitabh Behar.
"IMF memaksa negara-negara miskin melakukan diet ketat berupa pemotongan belanja, sehingga meningkatkan kesenjangan dan penderitaan," kata Behar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!