Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Purbalingga Ingatkan Masyarakat Cek Kesehatan Secara Rutin

📅 Minggu, 08 Okt 2023, 17:55 WIB | Oleh:
Bupati Purbalingga Ingatkan Masyarakat Cek Kesehatan Secara Rutin Doc: ANTARA/HO-Pemkab Purbalingga
Ket. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memberi pengarahan dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Jambore Kader Kesehatan se-Wilayah Puskesmas Bukateja di Lapangan Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Minggu (8/10).

PURBALINGGA -- Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengingatkan masyarakat Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, untuk mengecek kesehatan secara rutin sebagai upaya deteksi dini terhadap kemungkinan adanya penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan kematian.

Saat menghadiri kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Jambore Kader Kesehatan se-Wilayah Puskesmas Bukateja di Lapangan Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Purbalingga, Minggu, Bupati mengatakan deteksi dini melalui pengecekan kesehatan secara rutin itu perlu dilakukan agar penyakit tersebut dapat segera ditangani sebelum menjadi parah.

"Setelah disurvei, angka kematian penduduk Indonesia rata-rata disebabkan penyakit mematikan tapi tidak menular. Contoh penyakit jantung, tampaknya orangnya sehat tiba-tiba meninggal, begitu dicek ternyata punya riwayat penyakit jantung," ujarnya.

Menurut dia, penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan kematian seperti serangan jantung, stroke, darah tinggi, kanker, dan diabetes, itu bisa muncul karena masyarakat tidak menerapkan pola hidup sehat.

Oleh karena itu, kata dia, langkah-langkah Germas seperti melakukan aktivitas fisik/olahraga, gemar makan buah dan sayur, istirahat yang cukup, mengurangi rokok, dan cek kesehatan secara rutin harus dilakukan serta disosialisasikan secara masif.

Dalam kesempatan itu Bupati DyahHayuningPratiwi juga memberikan imbauan kepada para kader kesehatan tentang upaya pencegahanstuntingserta menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB).

"Di Bukateja masih ada tiga kasus kematian bayi. Jadi besok kalau ada orang hamil, ibu-ibu kader kesehatan wajib mendampingi," ungkapnya.

Dia mengatakan pendampingan tersebut ditujukan untuk memastikan asupan gizi yang terpenuhi serta sebagai kontrol kesehatan secara rutin.

Menurut dia, masyarakat Purbalingga juga sudah bisa memanfaatkan fasilitas Ultrasonografi (USG) di masing-masing puskesmas untuk memeriksakan kehamilannya.

Ia pun menyampaikan terimakasih kepada para kader kesehatan atas kontribusi dan darma bakti mereka dalam mendukung program-program pemerintah selama ini.

"Alhamdulillah dua hari lalu, Bu Tiwi (sapaan akrab Bupati Purbalingga) menerima penghargaan dari Bapak Wakil Presiden terkait kabupaten yang berhasil menurunkan angkastuntingdi Indonesia, bahkan prestasi ini mendapatkan insentif dari pemerintah Rp6 miliar," katanya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Bukateja Istomo Puji mengatakan kasusstuntingdi wilayah Puskesmas Bukateja turun dari 10 persen pada awal tahun 2023 menjadi 5 persen pada Agustus 2023.

Menurut dia, penurunan kasusstuntingtersebut juga berkat kerja keras para kader kesehatan dan pemerintah desa yang menyediakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) secara rutin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ariana Grande Beri Hibah Bantuan Anak-Anak Gaza

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Beri Hibah Ba...
Luar Negeri
Tiongkok Merebut Gelar Supe...
Rona
Bernadya Rilis Album Kedua ...
Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.