Ganjar Terima Usulan untuk Memajukan Seni Budaya
📅 Jumat, 06 Okt 2023, 00:01 WIB | Oleh: Eko S
Doc: ANTARA/MARIO SOFIA NASUTION
JAKARTA - Bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, menerima usulan dan masukan dari para pelaku seni dan budaya untuk memajukan seni budaya Indonesia.
"Saya minta para seniman dan budayawan membantu saya. Saya minta dibuatkan strategi kebudayaan agar kita sebagai bangsa betul-betul punya kepribadian dalam kebudayaan," kata Ganjar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (5/10).
Seperti dikutip dari Antara, hal itu selalu ditekankan Ganjar setiap bertemu dengan pelaku seni dan budaya. Begitu pula saat bertemu para seniman dan budayawan di Jawa Barat belum lama ini. Seniman tersebut adalah Doel Sumbang, Budi Dalton, Trie Utami, Eddi Brokoli, Bhatara Sunandar, Taufiq Udjo, dan lainnya.
Dari obrolan itu, Ganjar mendapat masukan dan ide bagus. Bagaimana nasib seniman diperhatikan, kebudayaan dijaga agar tidak tergerus dengan budaya luar, dan bagaimana strategi pengembangannya.
"Saya akan tindaklanjuti masukan ini, dan mereka semua sudah membentuk tim untuk menyiapkan. Saya tunggu hasilnya nanti untuk kita perjuangkan bersama," ucapnya
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Doel Sumbang mengaku sangat senang bisa bertemu dan berdiskusi dengan Ganjar. Meski Ganjar tokoh politik, namun dalam pertemuan itu mereka sama sekali tidak membahas soal politik.
"Mas Ganjar ngobrol soal umum, soal bagaimana seni budaya dilestarikan. Kami para seniman dan budayawan banyak yang berbicara soal itu. Tidak ada pembicaraan politik dalam pertemuan ini," kata Doel Sumbang.
Sangat Berkesan
Sebaiknya Anda baca juga:
Diskusi yang dilakukan sangat santai, namun berkesan. Bagaimana agar berbagai seni tradisi di Indonesia, misalnya seni wayang harus tetap hidup.
"Pembicaraannya nyambung sekali. Kami harapkan suatu saat memang mendapatkan pemimpin yang peduli kebudayaan Indonesia secara umum, tidak hanya seni, namun kebudayaan secara universal. Mudah-mudahan Pak Ganjar bisa mewujudkan itu," ucapnya.
Hal senada disampaikan Purwacaraka. Dalam obrolan dengan Ganjar, semua sepakat bahwa pengembangan kebudayaan adalah sesuatu yang penting.
"Pokoknya kebudayaan itu harus dianggap sama pentingnya dengan program lain, misalnya teknologi dan lainnya agar kami bisa mengenali dan mengembangkan kebudayaan Nusantara," katanya.
Ganjar terus aktif bertemu dengan berbagai pihak, termasuk para mahasis untuk menyerap aspirasi. Sebelumnya, Ganjar mengatakan mahasiswa harus siap dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman yang begitu cepat.
"Perubahan zaman itu begitu cepat, maka mahasiswa harus siap, termasuk mental harus siap dan ilmu juga harus siap," kata Ganjar usai acara Dialog Kebangsaan "Temu Daerah BEM Nusantara Jatim" di Universitas Dr. Soetomo Surabaya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!