Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangani Stunting, Pemkot Jaktim Gandeng Tokoh Agama dan Masyarakat

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 15:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangani Stunting, Pemkot Jaktim Gandeng Tokoh Agama dan Masyarakat Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur
Ket. Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto saat memimpin rapat persiapan sosialisasi penanganan, percepatan, dan penurunan stunting di Ruang Rapat IV Kantor Wali Kota Jaktim, Kamis (5/10/2023).

JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) menggandeng tokoh agama dan masyarakat dalam menangani kasus tengkes (stunting) di wilayah tersebut.
Sekretaris Kota Jaktim Kusmanto saat memimpin rapat dengan para camat itu, tentang persiapan, sosialisasi penanganan, percepatan dan penurunan tengkes di Jakarta, Kamis (5/10), mengatakan, upaya itu untuk membantu memberikan sosialisasi kepada masyarakat dalam mencegah dan menangani tengkes di setiap kelurahan dan kecamatan.Ia menegaskan, nantinya Sudin Kesehatan dan Sudin Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Timur akan memberikan materi kepada alim ulama, sehingga para alim ulama bisa menyampaikan kepada masyarakat tentang dampak akibat tengkes.
"Mereka (alim ulama) melalui syiar, dakwah, kuliah subuh, shalat Jumat dapat menggugah masyarakat agar ikut terlibat dalam program penurunan tengkes ini secara bersama-sama," kata Kusmanto.Keterlibatan para tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam sosialisasi tengkespenting sebagai upaya dalam menurunkan kasus itu di Jakarta Timur.
Sebelumnya, Pemkot Jaktim juga telah menggandeng dunia usaha untuk ikut terlibat dalam penurunan kasus itu.
Kerja sama itu dibangun dengan beberapa pihak dunia usaha, mulai dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun pihak swasta yang berada di Jakarta Timur.
"Kolaborasi ini diharapkan dapat menangani kasus balita terindikasi stunting di Jakarta Timur jauh lebih baik," tutur Wali Kota Jaktim Muhammad Anwar beberapa waktu lalu.


Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur menargetkan angka tengkes bisa turun di bawah 14 persen dengan berbagai program.

Saat ini untuk Jakarta Timur masih di angka 14,4 persen dan ditargetkan nol persen di 2024.


Secara umum untuk di Provinsi DKI Jakarta, kasus tengkes di Jakarta Timur (Jaktim) masih di bawah angka Provinsi DKI Jakarta yang mencapai 14,8 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.