Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Densus 88 Nyatakan 150.000 Warga Babel Berpotensi Terpapar Radikalisme dan Terorisme

📅 Senin, 02 Okt 2023, 13:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Densus 88 Nyatakan 150.000 Warga Babel Berpotensi Terpapar Radikalisme dan Terorisme Doc: antarafoto
Ket. Kasatgaswil Densus 88 Antiteror Polri AKBP Maslikan saat membuka dialog kebangsaan di Pangkalpinang, Senin (2/10).

PANGKALPINANG - Densus 88 Antiteror Polri menyatakan 150.000 warga di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berpotensi terpapar paham radikalisme dan terorisme sehingga diperlukan edukasi ke masyarakat untuk mengantisipasi ancaman tersebut.

"Kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat lebih ditingkatkan agar mereka tidak terpapar radikalisme dan terorisme," kata Kasatgaswil Densus 88 Antiteror Polri AKBP Maslikan saat membuka dialog kebangsaan di Pangkalpinang, Senin (2/10).

Ia mengatakan kegiatan dialog kebangsaan ini bertema ancaman radikal terorisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini yang melatarbelakangi dan upaya antisipasi bersama PT Timah Tbk sebagai langkah memperkuat pemahaman masyarakat khususnya insan timah untuk ikut menangkal radikalisme dan terorisme di daerah ini.

"Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), sebanyak 150.000 jiwa atau 9,99 persen dari 1,5 juta jumlah penduduk Kepulauan Babel berpotensi radikal dan terorisme," ujarnya.

Sementara itu, katanya, saat ini Indonesia sudah mencapai 10 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang berpotensi terpapar radikalisme dan terorisme.

"Data ini berdasarkan survei yang dikeluarkan BNPT dan kami tidak mungkin membuka data intelijen terkait potensi paham berbahaya yang akan memecah belah persatuan bangsa ini," katanya.

Menurut dia, melalui dialog kebangsaan bersama insan timah akan membahas potensi dan ancaman radikalisme dan terorisme. Bagaimana mencari solusi yang akan diambil untuk mencegah paham ini.

"Sejauh ini, kami menganggap radikalisme dan terorisme di Babel masih relatif aman, namun demikian harus dilakukan langkah-langkah antisipasi melalui dialog, diskusi, dan penguatan masyarakat khususnya BUMN," katanya.

Dirut PT Timah Tbk Ahmad Dani Virsal menyampaikan bahwa keluarga besar PT Timah Tbk mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan yang diinisiasi Densus 88 Antiteror Polri ini.

"Hal ini penting sebagai bagian dari pembinaan kesadaran terhadap bela negara, mengingat pembinaan kesadaran bela negara adalah tanggung jawab seluruh komponen bangsa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.