Tujuh Tips Ahli Saraf AS untuk Melindungi Ingatan Anda
📅 Sabtu, 30 Sep 2023, 08:11 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SJadi dia membayangkan seorang dokter laki-laki "berjas putih dengan mahkota di kepalanya dan tongkat kerajaan, bukan stetoskop di tangannya".
2. Temukan tantangan memori sehari-hari yang teratur.
Ada banyak latihan memori yang dapat Anda integrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari. Restak menyarankan untuk membuat daftar belanja dan menghafalkannya. Ketika Anda tiba di toko, jangan secara otomatis mengeluarkan daftar Anda (atau ponsel Anda) sebaliknya, ambil semuanya sesuai dengan ingatan Anda.
"Cobalah untuk melihat hal-hal yang ada dalam pikiran Anda," katanya, dan hanya lihat daftar di bagian akhir, jika perlu. Jika Anda tidak pergi ke toko, cobalah menghafalkan resepnya. Ia menambahkan, sering memasak sebenarnya merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan memori kerja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sesekali, masuklah ke dalam mobil tanpa menyalakan GPS Anda, dan cobalah menavigasi jalanan dari ingatan. Sebuah studi kecil pada 2020 menunjukkan bahwa orang yang lebih sering menggunakan GPS dari waktu ke waktu menunjukkan penurunan kognitif yang lebih tajam dalam memori spasial tiga tahun kemudian.
3. Melakukan permainan
Permainan seperti kartu dan catur bagus untuk memori, tapi begitu juga permainan yang lebih sederhana. Misalnya, "permainan memori kerja favorit" Restak dengan 20 Pertanyaan, di mana sekelompok (atau satu orang) memikirkan seseorang, tempat atau objek, dan orang lain, si penanya, mengajukan 20 pertanyaan dengan jawaban ya- atau-tidak ada jawaban. Sebab untuk berhasil, kata dia, si penanya harus mengingat semua jawaban sebelumnya agar bisa menebak jawaban yang benar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Latihan memori Restak lainnya yang terbukti benar hanya membutuhkan pena dan kertas atau perekam audio. Pertama, ingat semua nama presiden negara anda, dimulai dengan yang terakhir dan kembali ke, katakanlah, salah satu yang cukup lama, terakhir, beri nama sesuai urutan abjad.
Jika Anda mau, cobalah dengan pemain di tim olahraga favorit Anda atau penulis favorit Anda. Intinya adalah untuk melibatkan memori kerja Anda, "mempertahankan informasi dan memindahkannya ke dalam pikiran Anda," tulis Restak.
4. Baca lebih banyak novel.
Salah satu indikator awal masalah ingatan, menurut Restak, adalah menyerah pada fiksi. "Orang-orang ketika mulai mengalami kesulitan ingatan, cenderung beralih ke membaca nonfiksi," ujarnya.
Selama puluhan tahun merawat pasien, Restak memperhatikan bahwa fiksi memerlukan keterlibatan aktif dengan teks, dimulai dari awal dan berlanjut hingga akhir. "Anda harus mengingat apa yang dilakukan karakter tersebut di Halaman 3 saat Anda sampai di Halaman 11," katanya.
5. Waspadalah terhadap teknologi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!