Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jerman dan Asia Tengah Sepakati Rute 'Koridor Tengah'

📅 Sabtu, 30 Sep 2023, 13:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jerman dan Asia Tengah Sepakati Rute 'Koridor Tengah' Doc: ANTARA/HO-UN
Ket. Arsip - Kanselir Jerman Olaf Scholz berpidato pada sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-78 PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (19/9/2023).

BERLIN - Jerman dan negara-negara Asia Tengah pada Jumat (29/9) menggelar pertemuan puncak (KTT) pertama mereka dan menyuarakan dukungan untuk pengembangan rute 'Koridor Tengah', yang menghubungkan kawasan itu dengan Eropa.

Kanselir JermanOlaf Scholz menyelenggarakan KTT tersebut di Berlin, yang dihadiri oleh para pemimpin Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, serta Uzbekistan, dengan tujuan mendiskusikan kerja sama di bidang ekonomi, energi dan sumber daya alam.

Setelah pertemuan tersebut, para pemimpin mengumumkan bahwa mereka sepakat membentuk "kemitraan regional strategis" antara Jerman dan Asia Tengah, dan berjanji untuk mengambil langkah-langkah guna memperkuat hubungan ekonomi.

Mereka juga menyampaikan dukungan mereka terhadap inisiatif pengembangan rute 'Koridor Tengah', yang ditujukan untuk menghubungkan kawasan tersebut dengan Eropa melalui Kaukasus, Laut Hitam, dan Turki.

"Para pemimpin menegaskan keinginan mereka untuk mengembangkan Koridor Tengah dan menarik pembiayaan untuk proyek-proyek infrastruktur melalui inisiatif Global Gateway," kata mereka dalam deklarasi bersama yang dirilis setelah pertemuan tersebut.

Mereka juga menyambut laporan akhir Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (EBRD), yang mengidentifikasi "Jaringan Trans-Kaspia Pusat" sebagai jaringan transportasi berkelanjutan.

Para pemimpin menggarisbawahi tujuan mereka untuk memperkuat ketahanan energi, mengembangkan jalur pasokan energi alternatif, meningkatkan koneksi transportasi dan transit, dan mengupayakan perekonomian yang ramah iklim dan lingkungan.

Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Kyrgyzstan Sadyr Japarov, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev, dan Presiden Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedov menghadiri KTT tersebut.

Menurut para pejabat, KTT kedua antara kanselir Jerman dan para pemimpin Asia Tengah akan digelar tahun depan di kawasan tersebut.


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.