Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas BPBD Kalbar Lakukan Patroli Pencegahan Karhutla

📅 Kamis, 28 Sep 2023, 16:35 WIB | Oleh:
Satgas BPBD Kalbar Lakukan Patroli Pencegahan Karhutla Doc: Antara
Ket. Tim BPBD Kalimantan Barat, Kubu Raya di bantu personil TNI/POlri menggelar patroli darat untuk memblokiran, pembasahan dan pemadaman lahan yang terbakar di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

PONTIANAK - Satgas Darat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat dan BPBD Kubu Raya dibantu personel TNI/Polri menggelar patroli darat untuk memblokir, pembasahan, dan pemadaman lahan yang terbakar di Kabupaten Kubu Raya.

"BPBD Kalbar dan BPBD Kubu Raya terus berupaya melakukan pemadaman agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah di Kabupaten Kubu Raya tidak semakin meluas. Kami bersama TNI/Polri melakukan tiga jenis operasi, yaitu operasi pemblokiran, jadi kita memblokir api yang sudah membakar lahan agar tidak menyebar ke lahan lainnya," kata Satgas Informasi BPBD Provinsi Kalbar Daniel di Pontianak, Kamis.

Selain itu, kata dia, pihaknya melakukan operasi pembasahan di mana operasi ini membasahi lahan-lahan yang masih utuh. Ketiga, operasi pemadaman dengan melakukan pemadaman di titik lahan terbakar.

Daniel menuturkan potensi karhutla masih bisa terjadi di seluruh kabupaten/kota di Kalbar yang tersebar di 322 desa dan kelurahan, namun saat ini karhutla yang sudah sangat parah berada di Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya.

"Sedangkan untuk kabupaten/kota lainnya ada kebakaran, namun masih dalam skala kecil dan bisa dipadamkan dalam tempo 2 sampai 3 jam, namun untuk di Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya, Tim Satgas BPBD sudah 6 hari melakukan operasi pemblokiran, pembasahan, dan pemadaman di dua kabupaten itu," tuturnya.

Daniel menambahkan berdasarkan data BMKG Supadio per tanggal 27 September 2023 sebaran titik panas di Kalbar sebanyak 611 titik yang tersebar di 12 kabupaten/kota. Ada lima kabupaten yang memiliki titik panas terbanyak di antaranya Kabupaten Ketapang 455 titik panas, Kayong Utara 60 titik panas, Kubu Raya 35 titik panas, Melawi 29 titik panas, dan Sintang 15 titik panas.

"Untuk kabupaten lainnya jumlah titik panasnya berada di bawah 10 titik panas. Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah seiiring masih minimnya potensi hujan di wilayah Kalbar," tutur Daniel.

Ia menambahkan untuk di Kabupaten Kubu Raya, Satgas BPBD Kalbar dan Kubu Raya terus melakukan tiga operasi ini di Desa Arang Limbung, Limbung, dan Kuala Dua, di Kecamatan Sungai Raya dan beberapa desa di Kecamatan Rasau Jaya.

"Fokus kami melakukan pemadaman karhutla di desa-desa itu karena wilayah itu sangat berdekatan dengan Bandara Internasional Supadiosehingga kami harus cepat melakukan operasi pemadaman agar tidak mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Supadio," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.