Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantap, Kemenkes Sebut Sebanyak 6.196 Penduduk Suku Badui Peroleh Akses JKN

📅 Rabu, 27 Sep 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantap, Kemenkes Sebut Sebanyak 6.196 Penduduk Suku Badui Peroleh Akses JKN Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Staf Ahli Menteri Kesehatan RI Bidang Ekonomi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Bayu Tedja Mulyawan saat menyerahkan kartu BPJS Kesehatan kepada masyarakat Suku Badui di Desa Kanekes, Selasa (26/9/2023).

Banten - Mantap, sebanyak 6.196 dari total 9.297 penduduk Suku Badui, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, telah memperoleh akses program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kata pejabat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

"Penyerahan kartu JKN-KIS ini dalam rangka meningkatkan akses layanan kesehatan bermutu," kata Staf Ahli Menteri Kesehatan RI Bidang Ekonomi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Bayu Tedja Mulyawan dalam seremoni penyerahan secara simbolis kartu BPJS Kesehatan kepada masyarakat Suku Badui di Desa Kanekes, Selasa.

Ia mengatakan kegiatan itu menjadi bagian dari program Transformasi Kesehatan Kemenkes RI pada pilar kedua, berupa layanan rujukan.

Pada pilar itu, Kemenkes berupaya memenuhi dan memeratakan fasilitas pelayanan kesehatan untuk empat layanan katastropik, seperti jantung, stroke, kanker, dan ginjal yang jumlahnya masih sangat terbatas dan belum merata.

"Kami juga tingkatkan layanan primer untuk akses ke puskesmas dan klinik. Kami tingkatkan vaksin balita, skrining kesehatan, supaya sejak dini masalah kesehatan bisa dideteksi, utamanya kesehatan ibu dan anak," katanya.

Selain transformasi kesehatan, kata Bayu, Kemenkes bersama BPJS Kesehatan berupaya mencapai target Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHC) sebesar 98 persen dari total populasi Indonesia di 2024.

Pada acara yang sama, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan David Bangun mengatakan target UHC pada 2024 merupakan mandat program JKN yang tahun ini sudah berusia 10 tahun.

"Tahun ini JKN memasuki tahun ke-10. Kami diberi mandat menjalankan JKN, salah satu tugasnya mencapai UHC agar seluruh masyarakat Indonesia jadi peserta JKN," katanya.

Ia mengatakan dari total masyarakat Badui yang terdaftar JKN sebanyak 6.196 jiwa, sebanyak 4.602 jiwa di antaranya berstatus aktif. Dari peserta aktif itu terbagi atas 4.005 jiwa golongan Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN, dan 587 jiwa PBI APBD.

"Hari ini bertambah lagi 121 masyarakat Badui Dalam dan Luar yang juga menerima kartu BPJS Kesehatan," katanya.

Salah satu tokoh warga Badui Dalam Mursid mengatakan warga Badui ingin mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan gratis.

"Kami mengusulkan (pelayanan kesehatan) yang gratis. Dasar punya BPJS kesehatan kan harus punya KTP. Nanti kebutuhan warga untuk pelayanan kesehatan bisa memanfaatkan BPJS tersebut," katanya.

Sebelumnya, lanjut Mursid, kalau ada warga sakit pengobatan dilakukan secara tradisional. Jika masih sakit pengobatan dapat diteruskan dengan memanfaatkan JKN tersebut.

"Dengan adanya program 'jemput bola' ini kami berterima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah, ini (JKN) sangat dibutuhkan oleh masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.