Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tidak Ditunda, Mukomuko Upayakan Pembayaran Gaji Guru Honorer Lewat BOS

📅 Minggu, 24 Sep 2023, 17:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Ditunda, Mukomuko Upayakan Pembayaran Gaji Guru Honorer Lewat BOS Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Belasan guru dan tenaga kependidikan honorer Kabupaten Mukomuko mendatangi sekretariat pemerintah daerah, Jumat (22/9/2023).

Mukomuko - Semoga tidak ditunda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengupayakan pembayaran gaji guru dan tenaga kependidikan honorer atau pegawai daerah dengan perjanjian kerja (PDPK) di daerah ini melalui dana bantuan operasional sekolah (BOS) 2023.

"Kami sudah mendapatkan jalan keluarnya, tetap kita upayakan gaji melalui BOS dan BOP, kalau BOP dan BOS terbatas, dimungkinkan menggunkan dana alokasi umum (DAU) sebagai penambahnya," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mukomuko Abdiyanto di Mukomuko, Minggu.

Ia mengatakan hal itu menindaklanjuti aksi para guru dan tenaga kependidikan honorer mendatangi DPRD Mukomuko dan Sekretariat Daerah Mukomuko karena kontrak kerja mereka yang telah berakhir sejak bulan Juni 2023 belum diperpanjang sampai sekarang.

Sebanyak 996 guru dan tenaga kependidikan honorer yang tersebar di lembaga pendidikan anak usia din (PAUD), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).

Kontrak kerja guru dan tenaga kependidikan yang berstatus honorer daerah tersebut telah berakhir sejak bulan Juni 2023 belum diperpanjang sampai sekarang.

Meskipun pembayaran gaji guru dan tenaga kependidikan honorer melalui APBD dan APBN, katanya, yang penting harus jelas, jangan sampai tumpang tindih saja.

Ia mengatakan, kini finalnya di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Instansi ini diarahkan untuk melakukan verifikasi dan validasi data supaya jangan sampai ada yang tumpang tindih jam mengajar antara PNS, PPPK, honorer dan tenaga kerja sukarela, jangan sampai di kemudian hari bermasalah.

"Kita harus dapat angka yang pasti kemampuan dana BOS berapa, setelah ada kejelasan kemampuan BOS, baru pemerintah mencari sumber lain dan tidak tertutup kemungkinan menggunakan DAU," ujarnya.

Selanjutnya, ia meminta ratusan PDPK tetap fokus dalam menjalankan tugas yang selama ini dilaksanakan dan memastikan anak didik tetap mendapatkan pendidikan sesuai dengan proses pembelajaran yang telah disusun.

"Untuk proses perpanjang SK terus berjalan. Sembari menunggu finalnya proses validasi jumlah tenaga dilakukan Disdikbud yang disandingkan dengan kebutuhan sekolah," demikian Abdiyanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.