Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejumlah Petani Lebak Terpaksa Panen Lebih Awal Akibat Serangan Monyet

📅 Kamis, 21 Sep 2023, 17:10 WIB | Oleh:
Sejumlah Petani Lebak Terpaksa Panen Lebih Awal Akibat Serangan Monyet Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Petani di Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak panen lebih awal untuk menghindari serangan gerombolan monyet di daerah itu.

LEBAK - Sejumlah petani di Kabupaten Lebak, Banten, memanen lebih awal padi mereka akibat serangan gerombolan hama binatang monyet untuk mencegah gagal panen.

"Seharusnya, panen padi itu dua pekan ke depan, namun terpaksa lebih awal untuk menghindari serangan monyet," kata Awi (55) seorang petani di Blok Cingamil Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak, Kamis.

Serangan hama binatang tersebut menyusul perubahan cuaca kemarau atau El Nino, sehingga monyet-monyet liar dari kawasan hutan bambu menyerang lahan pertanian masyarakat, termasuk tanaman padi.

Monyet itu memakan gabah tanaman padi yang sudah menguning dan ada bijinya.

Petani di blok Cingamil dengan lahan seluas 15 hektar yang kini memasuki musim panen jenis padi cere palita terpaksa dipanen lebih awal.

Benih padi cere palita, meski ditanam di areal persawahan, namun masa panen selama enam bulan.

"Kami menanam padi ini pada bulan Mei 2023 lalu," katanya menjelaskan.

Begitu juga petani lainnya di Desa Mekar Sari Sajira Kabupaten Lebak Mulyadi (60) mengaku memanen padi cere palita karena khawatir gagal panen akibat hama monyet.

Para monyet terlihatkelaparan karena musim kemarau pepohonan tidak berbuah.

Karena itu, gerombolan populasi monyet dengan jumlah ratusan ekor menyerang tanaman padi.

"Biasanya, serangan monyet itu pada pagi atau sore hari dengan kondisi sudah tidak ada manusia," kata Mulyadi.

Sementara itu, Suhari, seorang petugas Desa Mekarsari Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak mengaku bahwa populasi monyet di tempatnya mencapai ribuan ekor dan merusak tanaman milik masyarakat.

Monyet di wilayahnya dilarang ditembak maupun dibunuh.

"Kami mengimbau masyarakat tidak boleh membunuh monyet maupun lutung ekor hitam," katanya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.