Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peneliti AI Microsoft Tak Sengaja Bocorkan Data Sensitif

📅 Kamis, 21 Sep 2023, 09:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peneliti AI Microsoft Tak Sengaja Bocorkan Data Sensitif Doc: gizchina
Ket. Microsoft

JAKARTA - Microsoft sedang menangani kebocoran data signifikan yang disebabkan oleh peneliti artificial intelligence(AI) alias kecerdasan buatan.

Gizchina, Rabu (10/9) melaporkan, tim AI Microsoft yang mengunggah data pelatihan agar peneliti lain dapat melatih model AI untuk pengenalan gambar, secara tidak sengaja mengekspos data sensitif tersebut.

Data yang bocor mencakup banyak rahasia, kunci pribadi, kata sandi, dan lebih dari 30 ribu percakapan pesan internal tim Microsoft. Informasi tersebut berasal dari Wiz, sebuah perusahaan keamanan cloud, yang pertama kali menyadari pelanggaran data ini.

Meski begitu, Microsoft dalam laporan resminya, mencatat bahwa tidak ada data pelanggan yang terungkap, dan tidak ada layanan internal lainnya yang berisiko karena masalah itu.

Microsoft juga menunjukkan bahwa tidak ada tindakan yang diperlukan dilakukan oleh pelanggan. Tautan ke data yang menyertakan berkas dibuat menggunakan fitur di Azure yang disebut "token SAS".

Apa yang disebut "Token SAS" memungkinkan pengguna membuat tautan yang dapat dibagikan dengan cepat dan mudah. Wiz pertama kali menemukan akses ke data tersebut pada 22 Juni dan memberi tahu Microsoft.

Token tersebut dicabut keesokan harinya dan Microsoft mengatakan telah memperbaiki masalah tersebut, menyesuaikan token SAS yang lebih permisif daripada yang dimaksudkan.

"Informasi yang terungkap terdiri dari informasi unik dua mantan karyawan Microsoft dan stasiun kerja mantan karyawan tersebut. Tidak ada data pelanggan yang terekspos, dan tidak ada layanan Microsoft lainnya yang terkena risiko karena masalah ini," kata perusahaan itu.

Microsoft sangat bersemangat dalam meningkatkan upaya di bidang AI. Perusahaan menginvestasikan miliaran dolar pada OpenAI untuk membangun kemitraan yang solid dalam penggunaan dan pengembangan ChatGPT.

Hasilnya, Microsoft memperbarui Bing Assistantyang kini didukung oleh ChatGPT 4. Perusahaan juga mengintegrasikan AI di sebagian besar layanannya, memulai apa yang disebut sebagai revolusi AI dalam ekosistemnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.