Paus Fransiskus Mendesak Semua Pihak untuk Menghentikan Pertikaian Bersenjata di Azerbaijan
📅 Kamis, 21 Sep 2023, 01:31 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S"Hari ini kami merasakan tanggung jawab kami dan bersama-sama menjadi pengemis perdamaian. Tidak ada perang lagi untuk selamanya," ujar para tokoh itu melalui rilis yang diterima di Jakarta, pekan lalu.
Saat ini, perang berisiko menjadi hal yang abadi, berdampak pada populasi manusia bahkan menggunakan senjata yang membunuh banyak orang, menebar kesedihan serta menyebabkan dampak lingkungan yang buruk. "Kita mampu mengakhiri perang atau perang akan mengakhiri umat manusia," kata mereka.
Para tokoh dunia ini mengajak seluruh umat manusia untuk membebaskan diri dari mimpi buruk nuklir dan mewariskan generasi mendatang dunia yang damai. Tokoh-tokoh ini mengajak dunia membuat kebijakan baru tentang perlucutan senjata agar gemuruh senjata di dunia berhenti.
Para tokoh itu mengutip pernyataan Paus Fransiskus tahun lalu di Colosseum bahwa mereka yang menderita memiliki hak untuk memohon perdamaian dan hal ini patut didengarkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para tokoh menganggap dialog saat ini, saat senjata masih digunakan, tidak melemahkan keadilan, namun menciptakan kondisi arsitektur keamanan baru bagi semua orang.
"Mari kita mulai dari dialog, yang merupakan solusi paling efektif untuk rekonsiliasi masyarakat. Kedamaian selalu mungkin," tutup mereka.
SB/Barron/N-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!