Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Pemkot Denpasar Upayakan Berbagai Strategi untuk Kendalikan Inflasi

📅 Selasa, 19 Sep 2023, 00:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkot Denpasar Upayakan Berbagai Strategi untuk Kendalikan Inflasi Doc: ANTARA/HO-Pemkot Denpasar
Ket. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, Bali, AA Gde Risnawan didampingi sejumlah pimpinan OPD saat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi secara virtual di Denpasar, Senin (18/9/2023).

Denpasar - Gerak cepat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, Bali, AA Gde Risnawan menegaskan pemerintah kota setempat terus menggencarkan beragam strategi dalam menahan dan mengendalikan laju inflasi.

"Pada intinya kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat, baik itu dari sisi kebijakan, inovasi dan program dalam penanganan inflasi berkelanjutan," kata Risnawan saat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi secara virtual di Denpasar, Senin.

Menurut dia, angka inflasi Kota Denpasar pada Agustus 2023 berada di kisaran 0,21 persen sedangkan angka inflasi tahun kalender Kota Denpasar berada di angka 1,58 persen.

Komoditas penyumbang inflasi di Kota Denpasar yakni cabai rawit, akademi/perguruan tinggi, canang sari, sekolah dasar, air kemasan, beras hingga telur ayam.

"Saat ini harga beras mulai meningkat dan menjadi perhatian serius TPID Kota Denpasar," ujarnya didampingi Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar I Wayan Putra Sarjana dan Kadis Perindag Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari itu.

Beragam inovasi, lanjut Risnawan, terus dioptimalkan Pemkot Denpasar dalam mendukung pengendalian inflasi. Mulai dari mengikuti pelaksanaan Rakornas Pengendalian Inflasi, koordinasi dengan Bulog, pemantauan stok dan pasokan harga pangan

Selain itu rakor pengendalian inflasi daerah, pelaksanaan panen padi dan jagung, bazar pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, panen bawang merah dan pemantauan stok beras.

"Kami berharap melalui giat program dan inovasi ini produktif dalam menekan angka inflasi di Kota Denpasar," ujarnya.

Sementara itu, dalam arahannya Irjen Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir mengatakan saat ini Tim Pengendali Inflasi baik di pusat maupun di daerah masih berupaya untuk mengatasi harga pangan khususnya komoditas beras.

"Sudah tiga minggu lebih harga beras terus merangkak naik dan belum menghasilkan penurunan yang signifikan hingga saat ini, hal ini harus menjadi kewaspadaan agar inflasi tidak meningkat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.