Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Samsung Solve for Tomorrow Hasilkan Beberapa Karya Inovatif untuk Lingkungan

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 20:22 WIB | Oleh:
Samsung Solve for Tomorrow Hasilkan Beberapa Karya Inovatif untuk Lingkungan Doc: istimewa
Ket. samsung

JAKARTA - Setelah mengikuti serangkaian kompetisi dantraining, program Samsung Solve for Tomorrow (SSFT) telah menghasilkan pemenang. Inovasi-inovasi yang kreatif dari para peserta diharapkan dapat menjawab permasalahan pendidikan dan keberlanjutan bagi masyarakat.

Tampil sebagai juara pertama adalah tim Dasher dari Madrasah TechnoNatura Depok, Jawa Barat. Karya yang dihasilkan berupa solusi bernama Biomass Gasification untuk memproduksi hidrogen dari biomassa sebagai solusi bahan bakar yang ramah lingkungan.

Juara kedua adalah tim RGB dari SMA Negeri 8 Jakarta yang menciptakan karya dengan nama KeywordRBG. Inovasi yang dihasilkan berupa aplikasi belajar yang mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dangamificationuntuk membuat kegiatan belajar di kelas semakin menyenangkan.

Adapun juara ketiga adalah kelompok Qalam Malaq dari SMA Negeri 78 Jakarta yang menciptakan solusi Microalgae Aquarium (Malaq). Tim menciptakan akuarium berisimicroalgaeyang efektif mengubah karbondioksida menjadi oksigen, cocok untuk menangani masalah polusi udara di perkotaan.

Head of B2B Innovation Lab - Samsung R&D Indonesia Banu Pribadi, mengatakan ide-ide yang dicetuskan para peserta benar-benar luar biasa. Sebagai juri, ia tidak bisa menahan kagum menyaksikan bagaimana anak-anak muda ini dengan berani mengajukan ide-ide yang kreatif untuk menghasilkan perbedaan di komunitas mereka.

"Saya bisa katakan, teknologi akan sangat bermakna ketika ia ada di tangan yang tepat dan para finalis Samsung Solve for Tomorrow menunjukkan mereka adalah orang-orang yang tepat," kata Banu di Jakarta Rabu (13/9).

Melalui SSFT, Samsung mendorong siswa SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di seluruh Indonesia menjadi inovator sejak dini dengan memberikan ide yang dapat menjadi solusi-solusi inovatif berbasis STEM. Dari 309 ide yang dikirimkan, terpilih 40 semi-finalis yang kemudian mengikutiboot campmentoring dan pelatihandesign thinkinguntuk mempertajam idenya menjadi perencanaan yang efektif.

Pada babak final ke 15 tim finalis melalui sesi presentasi dan interview yang dilakukan oleh dewan juri yang terhormat yang mewakili Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Kementerian Agama, Pusat Penelitian Teknologi Informasi & Komunikasi Institute Teknologi.

Melalui SSFT, Samsung mendorong siswa SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di seluruh Indonesia menjadi inovator sejak dini dengan memberikan ide yang dapat menjadi solusi-solusi inovatif berbasis STEM. Dari 309 ide yang dikirimkan, terpilih 40 semi-finalis yang kemudian mengikutiboot campmentoring dan pelatihandesign thinkinguntuk mempertajam idenya menjadi perencanaan yang efektif.

Pada babak final ke 15 tim finalis melalui sesi presentasi dan interview yang dilakukan oleh dewan juri yang berasal Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Kementerian Agama, Pusat Penelitian Teknologi Informasi & Komunikasi - Institute Teknologi Bandung, dan tim dari Samsung, yang merupakan para pakar di bidangnya, termasuk di bidang STEM.

Direktur SMA, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Winner Jihad Akbar, S.Si., M.Ak, Plt mengapresiasi komitmen Samsung yang konsisten memberdayakan para pelajar Indonesia untuk masa depan yang lebih baik. Kompetisi Samsung Solve for Tomorrow telah menunjukkan generasi emas ini memang memiliki tingkat kesadaran yang tinggi atas masalah krusial di tengah-tengah komunitas mereka.

"Dengan kompetisi dan pembekalan yang baik di SSFT, mereka dapat menjawab berbagai permasalahan itu dengan solusi-solusi yang inovatif dan berdampak. Ini adalah bekal yang sangat berharga bagi mereka sebagai sebagai calon-calon pemimpin masa depan bangsa ini," katanya.

Plt Direktur KSKK Kementerian Agama, Muchammad Sidik Sisdiyanto, M.Pd, mengatakan ia sangat senang siswa-siswi Madrasah Aliyah diberikan kesempatan untuk menunjukkan ide dan kreativitas mereka. Inovasi yang bermanfaat bisa datang dari siapa saja, asalkan punya keberanian serta kemauan untuk belajar dan memanfaatkan teknologi.

"Mereka telah terbukti dapat merancang solusi yang menakjubkan dan bermanfaat bagi masyarakat. Kompetisi ini adalah peluang yang sangat baik bagi dunia pendidikan madrasah di Indonesia untuk terus menggali potensi anak-anak muda untuk masa depan yang lebih baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.