Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gencarkan Pelatihan Kesehatan Reproduksi untuk Kader Posyandu Remaja

📅 Rabu, 13 Sep 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gencarkan Pelatihan Kesehatan Reproduksi untuk Kader Posyandu Remaja Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Solok
Ket. Puluhan kader posyandu remaja saat mengikuti pelatihan kesehatan reproduksi yang digelar Dinas Kesehatan Kota Solok, Sumatera Barat.

Solok - Dinas Kesehatan Kota Solok, Sumatera Barat melalui Seksi Kesehatan Keluarga (Kesga) menggelar pertemuan atau workshop kesehatan reproduksi kepada kader posyandu remaja se-Kota Solok.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Dinas Kesehatan Kota Solok Hartini di Solok, Selasa mengatakan pertemuan itu bertujuan untuk meningkatkan orientasi kader remaja mengenai program kesehatan remaja.

"Selain itu, juga memperkuat komitmen bersama kader kesehatan remaja terkait pelayanan kesehatan pada remaja," ujar dia.

Ia juga menjelaskan terkait kader posyandu remaja tersebut merupakan kader yang akan memperjuangkan masalah kesehatan, dimulai dari teman sebaya terlebih dahulu.

Sebagaimana yang diketahui semua saat ini telah banyak perbuatan asusila di kalangan remaja. Ia berharap jangan sampai adik-adik kader posyandu remaja jatuh pula ke dalam perbuatan tersebut.

Ia juga berharap dengan dilaksanakannya workshop kesehatan reproduksi ini bisa diikuti dengan baik oleh semua peserta agar kader-kader remaja dapat menambah pengetahuan seputar kesehatan reproduksi.

Kesehatan Reproduksi merupakan keadaan yang menunjukkan kondisi kesehatan fisik, mental, dan sosial seseorang dihubungkan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksinya.

Dalam lingkup kesehatan reproduksi, kesehatan ibu selama kehamilan, persalinan, dan nifas menjadi masalah utama kesehatan reproduksi perempuan.

Dalam pertemuan tersebut telah dihadirkan tiga narasumber, yaitu Irma Ratna Armeida, AMG, S.Gz selaku Nutritionist dari Dinas Kesehatan Kota Solok, dr Helwi Nofira, S.PoG selaku Dokter Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Solok, dan Giska Ayu Pratiwi selaku Program Officer dari Yayasan Kesehatan Perempuan Indonesia dari Jakarta.

Salah seorang narasumber Irma Ratna Armeida menjelaskan dalam materinya tentang bagaimana gizi remaja, mulai dari asupan gizi yang baik untuk remaja sampai kepada dampak kekurangan gizi bagi remaja salah satunya anemia.

Anemia merupakan kondisi ketika kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari normal. Hemoglobin adalah protein kaya zat besi yang memberikan warna merah pada darah. Protein ini membantu sel-sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

"Penyebab anemia adalah kekurangan vitamin dan mineral, seperti vitamin B12, asam folat, dan zat besi," ujar Irma.

Permasalahan kesehatan reproduksi lainnya yang sering dijumpai adalah Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD). KTD pada remaja menyebabkan remaja dihadapkan pada dua pilihan yaitu melanjutkan kehamilan atau melakukan aborsi dengan segala dampaknya.

Kehamilan pada remaja berisiko membahayakan jiwa ibu dan janinnya, karena remaja belum siap secara fisik, mental dan psikososial untuk melahirkan dan merawat anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.